- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Komisi II DPRD Kaltim Tinjau Hotel Blue Sky Pandurata, Dorong Optimalisasi Aset Daerah

Keterangan Gambar : Ketua Dan Komisi II DPRD Kaltim lakukan monitoring ke Hotel Blue Sky Pandurata Jakarta. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Komisi II DPRD Kalimantan Timur melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring ke Hotel Blue Sky Pandurata di Jalan Raden Saleh No. 12, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (25/6/2025). Kunjungan ini bertujuan meninjau pengelolaan aset milik Pemprov Kaltim sekaligus mengevaluasi rencana bisnis hotel untuk tahun 2025.
Hotel yang mulai beroperasi sejak 14 Februari 2009 ini menjadi salah satu aset strategis daerah, diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Terlebih, hotel tersebut baru saja merampungkan renovasi besar pada akhir 2024, meliputi modernisasi lobi, pembaruan interior Kutai Cafe, serta peningkatan kenyamanan kamar.
Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, bersama Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, meninjau langsung berbagai fasilitas hotel didampingi CEO Blue Sky Group, Linan Kurniahu. Turut hadir Wakil Ketua Komisi II, Sapto Setyo Pramono, anggota Komisi II Firnadi Ikhsan, Yonavia, Guntur, Shemmy Permata Sari, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim Iwan Darmawan, serta Direktur Utama Perusda MBS, Aji Abidharta Hakim.
Baca Lainnya :
- Komisi III DPRD Kaltim Soroti Persoalan Tambang yang Kian Kompleks0
- Ekti Imanuel Hadiri Festival Seni PEDA KTNA, Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal0
- DPRD Kaltim Apresiasi Insentif Guru Swasta, Dorong Keberlanjutan Program0
- Disnakertrans Kaltim Dorong Pemagangan Terarah, DPRD Apresiasi Upaya Tingkatkan Daya Saing 0
- Komisi III DPRD Kaltim Tinjau Lokasi Longsor di Kukar, Dorong Penanganan Adil dan Transparan0
Sabaruddin mengapresiasi perkembangan signifikan hotel pascarenovasi. “Hotel ini mengalami banyak perubahan positif dibanding kunjungan sebelumnya. Renovasi yang dilakukan menunjukkan kemajuan besar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan pihak manajemen dalam mengoptimalkan pengelolaan aset daerah.
“Manajemen Blue Sky adalah mitra pemerintah. Kami berharap model kerja sama ini menjadi prototipe pengelolaan aset daerah yang efektif,” tuturnya.
Ia juga menyebutkan monitoring ini menjadi bahan evaluasi sekaligus membuka peluang bisnis baru di luar sektor perhotelan yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha lain. Menariknya, DPRD Kaltim sebelumnya mengusulkan kebijakan diskon khusus bagi warga ber-KTP Kaltim yang menginap di Hotel Pandurata.
Usulan tersebut telah diterapkan, dengan potongan harga hingga 10 persen untuk kamar tipe tertentu. CEO Blue Sky Group, Linan Kurniahu, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi II.
“Kami sangat terbuka terhadap masukan agar pengelolaan hotel milik Pemprov Kaltim semakin optimal,” ujarnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
