- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Ketua DPRD Kutim Prihatin Atas Penurunan Moral Anak Muda: Serukan Penanganan Narkoba di Desa

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kutai Timur, Joni
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR- Ketua DPRD Kutai Timur, Joni menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap penyalahgunaan narkoba dan miras di kalangan anak muda di wilayahnya. Dalam wawancara di kantor DPRD Kutim pada Selasa (16/07/2024),
Joni menekankan pentingnya mengarahkan perkembangan anak muda ke arah positif guna menghindari dampak negatif dari penyalahgunaan zat terlarang.
Joni mengungkapkan kekhawatirannya terhadap fenomena anak-anak yang terlibat dalam aktivitas negatif, termasuk penggunaan narkoba, bahkan di desa-desa kecil. Ia menjelaskan bahwa peredaran narkoba kini merambah ke wilayah-wilayah pedesaan yang sebelumnya belum terkena dampaknya.
Baca Lainnya :
- APBD Kutim Meningkat, Dewan Minta Pemkab Prioritaskan Aspirasi Masyarakat0
- Dewan Kutim Pertanyakan Pembangunan Pabrik AMDK oleh PDAM TTB0
- PT BMA Diduga Beroperasi Diluar HGU, DPRD Kutim Akan Bawah ke Rana Hukum Jika Terbukti. 0
- DPRD Soroti Peran Inspektorat Kutim Usai Temuan BPK0
- Temuan BPK di Kutim, Dewan Minta Tindak Lanjut Pemerintah0
“Kita harus mengatasi masalah ini dengan melibatkan anak muda dalam kegiatan positif dan memberikan edukasi yang memadai. Pendekatan langsung dan penguatan kegiatan pelatihan adalah langkah penting,” ujarnya.
Joni juga mendorong pemerintah untuk lebih aktif dalam memfasilitasi dan mendukung kegiatan kreatif bagi anak muda. Menurutnya, solusi untuk masalah narkoba memerlukan kolaborasi antara pemerintah dan komunitas muda.
"Kalau ada anak muda yang kreatif, kita harus dorong dan fasilitasi mereka. Kegiatan positif perlu ditingkatkan agar kita bisa bersama-sama mengatasi permasalahan ini,” tambah Joni. (Adv)

Views: 711










.jpg)
