- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Ketua DPRD Kutim Prihatin Atas Penurunan Moral Anak Muda: Serukan Penanganan Narkoba di Desa

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kutai Timur, Joni
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR- Ketua DPRD Kutai Timur, Joni menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap penyalahgunaan narkoba dan miras di kalangan anak muda di wilayahnya. Dalam wawancara di kantor DPRD Kutim pada Selasa (16/07/2024),
Joni menekankan pentingnya mengarahkan perkembangan anak muda ke arah positif guna menghindari dampak negatif dari penyalahgunaan zat terlarang.
Joni mengungkapkan kekhawatirannya terhadap fenomena anak-anak yang terlibat dalam aktivitas negatif, termasuk penggunaan narkoba, bahkan di desa-desa kecil. Ia menjelaskan bahwa peredaran narkoba kini merambah ke wilayah-wilayah pedesaan yang sebelumnya belum terkena dampaknya.
Baca Lainnya :
- APBD Kutim Meningkat, Dewan Minta Pemkab Prioritaskan Aspirasi Masyarakat0
- Dewan Kutim Pertanyakan Pembangunan Pabrik AMDK oleh PDAM TTB0
- PT BMA Diduga Beroperasi Diluar HGU, DPRD Kutim Akan Bawah ke Rana Hukum Jika Terbukti. 0
- DPRD Soroti Peran Inspektorat Kutim Usai Temuan BPK0
- Temuan BPK di Kutim, Dewan Minta Tindak Lanjut Pemerintah0
“Kita harus mengatasi masalah ini dengan melibatkan anak muda dalam kegiatan positif dan memberikan edukasi yang memadai. Pendekatan langsung dan penguatan kegiatan pelatihan adalah langkah penting,” ujarnya.
Joni juga mendorong pemerintah untuk lebih aktif dalam memfasilitasi dan mendukung kegiatan kreatif bagi anak muda. Menurutnya, solusi untuk masalah narkoba memerlukan kolaborasi antara pemerintah dan komunitas muda.
"Kalau ada anak muda yang kreatif, kita harus dorong dan fasilitasi mereka. Kegiatan positif perlu ditingkatkan agar kita bisa bersama-sama mengatasi permasalahan ini,” tambah Joni. (Adv)

Views: 711










.jpg)
