- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Ketua DPRD Kaltim Dorong Percepatan Jalan Perbatasan Kubar–Mahulu Rampung 2026

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di perbatasan Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu). Jalur darat ini ditargetkan rampung pada 2026 demi kelancaran distribusi logistik dan konektivitas daerah.
“Pak Gubernur memang merencanakan pembangunan di sana lebih banyak infrastruktur jalan. Harapannya, di tahun 2026 murni, ini sudah dijalankan,” ujar Hasanuddin di Samarinda.
Menurutnya, warga Mahulu saat ini menghadapi kesulitan memperoleh pasokan bahan pokok. Jalur darat yang rusak parah menghambat distribusi logistik, sementara jalur sungai sebagai alternatif terkendala pendangkalan. “Kalau lewat sungai, kapal besar harus dilansir ke kapal kecil, ini makan waktu. Kasihan saudara-saudara kita di sana,” ucapnya.
Baca Lainnya :
- Ananda Emira Moeis Ajak Warga Kaltim Kibarkan Merah Putih Sejak Awal Agustus0
- Ananda Emira Moeis Siap Kembali Pimpin PDIP Kaltim0
- DPRD Kaltim Dorong Jamkrida Kembangkan Layanan Syariah0
- Sengketa Batas Bontang–Kutim Gagal Dimediasi, Sidrap Dibawa ke MK0
- Ketua DPRD Kaltim Resmi Pimpin DPW Desa Bersatu Kaltim0
Hasanuddin menegaskan, jalan yang memadai akan mengurangi ketergantungan pada jalur udara maupun sungai yang tidak selalu bisa diandalkan, terutama dalam kondisi darurat. “Kalau jalannya bagus, distribusi bantuan saat bencana akan lebih cepat, tidak tergantung lewat udara,” katanya.
Selain akses ke Mahulu, ia menyoroti banyak ruas jalan di Kaltim yang memerlukan perhatian serius, baik di jalur utara, barat, maupun timur provinsi. Untuk mempercepat pembangunan, ia mendorong kerja sama antara Pemprov Kaltim, pemerintah kabupaten, dan pihak swasta melalui kontribusi CSR.
Hasanuddin juga mengaitkan pembangunan jalan dengan ketahanan pangan dan daya saing daerah. Infrastruktur yang baik, menurutnya, akan mempermudah suplai kebutuhan pokok, menekan biaya distribusi, mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus memperkuat jalur perdagangan, pariwisata, dan keamanan di wilayah perbatasan.
“Jalan yang baik tidak hanya menghubungkan antarwilayah, tetapi juga menjadi jalur strategis perdagangan, pariwisata, dan keamanan perbatasan,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
