- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dirgada, Inovasi Arsip Digital yang Percepat Pengelolaan Aset Daerah di Bontang

Keterangan Gambar : Penata Laksana Barang Terampil, Yolanda P. D. Sorreng.
ANALOGNEWS.id, BONTANG — Pengelolaan arsip dokumen Barang Milik Daerah (BMD) di Kota Bontang kini bertransformasi menuju sistem yang lebih modern. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memperkenalkan Dirgada (Digital Arsip Barang Milik Daerah), sebuah inovasi digital yang dikembangkan oleh Penata Laksana Barang Terampil, Yolanda P. D. Sorreng.
Dirgada hadir untuk menjawab persoalan klasik dalam pengarsipan BMD. Selama ini, dokumen disimpan secara konvensional dalam map dan lemari arsip, membuat proses pencarian menyita waktu—terlebih untuk arsip lama.
“Kalau mencari arsip triwulan pertama 2024 saja bisa memakan waktu lama karena masih manual,” ungkap Yolanda belum lama ini.
Baca Lainnya :
- OSS RBA Resmi Sesuaikan Ketentuan PP 28/2025, Pelaku Usaha Kini Wajib Isi Dua Formulir Perizinan0
- Dorong Kemitraan Industri Besar dan UMKM Lewat Koperasi Merah Putih, DPMPTSP Luncurkan SIKUMBANG0
- NIB Bukan Izin Usaha, DPMPTSP Bontang Minta Pelaku Usaha Pahami Fungsi Dasarnya0
- Realisasi Investasi Bontang Capai Rp821,53 Miliar di Triwulan III 20250
- Permudah Akses Warga, DPMPTSP Bontang Sediakan Dua Lokasi Layanan Perizinan Kantor Utama dan MPP0
Melihat kebutuhan efisiensi, Yolanda menciptakan Dirgada sebagai sistem berbasis website yang menampung seluruh dokumen pengelolaan barang dalam satu platform. Arsip telah diklasifikasikan berdasarkan kategori dan jenis dokumen, sehingga dapat ditemukan hanya dalam hitungan detik.
Dengan tampilan antarmuka yang sederhana dan terstruktur, Dirgada menampilkan seluruh data secara langsung ketika aplikasi dibuka. Hal ini diharapkan mampu memangkas waktu kerja, meningkatkan akurasi, serta memperkuat pengelolaan aset daerah secara menyeluruh.
Saat ini, Dirgada baru digunakan secara internal oleh petugas pengelola barang di DPMPTSP.
Namun ia berharap sistem ini bisa dikembangkan lebih lanjut dan diintegrasikan dengan unit-unit lain ke depan.
“Tujuannya bukan hanya memudahkan petugas, tapi juga mendukung efisiensi kerja dan transparansi data aset milik daerah,” tuturnya.
Peluncuran Dirgada menandai langkah maju DPMPTSP Bontang dalam mewujudkan tata kelola aset daerah yang lebih cepat, modern, dan akuntabel. (Adv/Dpmptsp)










.jpg)
