DPRD Kaltim Dukung Penuh Pembangunan PLTA 300 MW di Mahulu

By Redaksi 16 Jun 2025, 00:11:11 WIB DPRD Kaltim
DPRD Kaltim Dukung Penuh Pembangunan PLTA 300 MW di Mahulu

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel. (Foto: Ist)


ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 300 Mega Watt (MW) di Desa Batoq Kelo, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), mendapat dukungan penuh dari Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel. Ia menilai proyek strategis ini sebagai langkah nyata untuk mengatasi keterbatasan akses listrik di daerah pedalaman, khususnya di wilayah pemilihannya.

"Listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat, apalagi di daerah pemilihan saya seperti Mahulu dan Kutai Barat (Kubar)," ujar Ekti.

PLTA ini akan dibangun oleh PT Handa Energi Investasi Indonesia dan PT Tujuan Mulia Makmur, dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp2 hingga Rp3 triliun. Menurut Ekti, proyek tersebut tidak hanya menjadi solusi energi, tetapi juga akan membawa dampak sosial dan ekonomi yang luas, termasuk penyediaan lapangan kerja dan percepatan konektivitas wilayah.

Baca Lainnya :

Rencana investasi ini telah dipresentasikan kepada Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, dalam sebuah audiensi yang turut dihadiri Kepala Dinas PUPR Pera Aji Muhammad Fitra Firnanda serta Kepala Dinas PMPTSP Fahmi Prima Laksana. Seno Aji menyambut baik rencana ini, menyebutnya sebagai langkah besar untuk pembangunan infrastruktur dasar di perbatasan.

"Tentu saja Pemprov Kaltim sangat mengapresiasi. Kami juga akan memberikan insentif kepada PT Handa Energi Investasi Indonesia, karena pembangunan PLTA ini akan ikut mengembangkan Mahulu, termasuk infrastruktur pendukungnya," ujar Seno Aji.

Saat ini, proses pembangunan masih berada pada tahap awal, berupa survei lokasi dan pengurusan izin di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP). Meski demikian, semangat proyek ini sudah menciptakan harapan besar bagi kemajuan wilayah Mahulu.

Ekti menegaskan bahwa dirinya akan terus mengawal proyek ini agar berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. 

"Ini bukan cuma soal listrik, tapi soal masa depan Mahulu. Kita ingin anak-anak di kampung bisa belajar tanpa takut gelap, usaha mikro bisa berkembang, dan wilayah kita punya daya saing," tutupnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.