DPRD Kaltim Desak Solusi Krisis Air Bersih Balikpapan

By Redaksi 17 Jun 2025, 00:19:09 WIB DPRD Kaltim
DPRD Kaltim Desak Solusi Krisis Air Bersih Balikpapan

Keterangan Gambar : Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Damayanti. (Foto: Ist)


ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Damayanti, menekankan urgensi penanganan krisis air bersih di Balikpapan yang terus menjadi penghambat utama perkembangan kota. Menurutnya, ketersediaan air bersih bukan hanya soal kesejahteraan warga, tetapi juga faktor penentu arah pembangunan Balikpapan ke depan.

Damayanti menilai kondisi ini semakin memprihatinkan seiring meningkatnya jumlah penduduk dan pesatnya urbanisasi. 

"Sampai hari ini, Balikpapan masih mengalami kekurangan air bersih. Ini masalah mendasar yang tak kunjung tuntas. Kalau tidak segera ditangani, akan terus menghambat pertumbuhan kota," tegasnya beberapa waktu lalu.

Baca Lainnya :

Salah satu sumber air baku potensial yang bisa dimaksimalkan adalah Sungai Wain. Namun, pemanfaatan sungai ini terganjal oleh statusnya sebagai kawasan hutan lindung, yang membuat proses perizinan menjadi rumit dan sangat sensitif dari sisi lingkungan.

"Masalah utamanya adalah izin. Sungai Wain berada di kawasan hutan lindung. Ini membuat upaya pemanfaatannya untuk air baku menjadi terbentur aturan," ujar politisi PKB tersebut.

Damayanti mengakui adanya dilema antara upaya memenuhi kebutuhan air bersih dan menjaga kelestarian lingkungan. Namun, ia menilai bahwa kebutuhan dasar masyarakat tidak bisa terus dikesampingkan. 

"Di satu sisi, kita butuh air. Di sisi lain, kita juga tidak ingin merusak habitat. Tapi tidak bisa dibiarkan berlarut. Harus ada langkah cerdas dan kompromi yang saling menguntungkan," lanjutnya.

Ia mendorong adanya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kaltim, Pemkot Balikpapan, serta instansi kehutanan untuk mencari solusi terpadu. Damayanti menekankan bahwa penyediaan air bersih adalah tanggung jawab bersama dan memerlukan pendekatan lintas sektor.

"Perlu sinergi nyata untuk menyeimbangkan antara kepentingan lingkungan dan kebutuhan hidup warga. Sungai Wain bisa tetap dijaga, tapi juga bisa dimanfaatkan secara bijak untuk kebutuhan dasar masyarakat," tutupnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.