- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
DPM-PTSP Bontang Imbau Pemasangan Baliho Politik, Basri: Jaga Keindahan dan Ketertiban Kota
_(15)_6.jpg)
ANALOG NEWS - Wali Kota Bontang, Basri Rase, memberikan tanggapan terkait pemasangan baliho politik di kota Bontang.
Basri menyampaikan apresiasinya terhadap semangat demokrasi yang ditunjukkan oleh para calon wali kota dan wakil wali kota.
Namun, ia juga mengingatkan agar semua pihak tetap mematuhi aturan yang ada dalam pemasangan baliho dan spanduk politik.
Baca Lainnya :
- Banyak Baliho Paslon Wali Kota, DPM-PTSP Bontang: Gratis, Asal?0
- Najirah Dukung Upaya DPM-PTSP Bontang Rancang Peta Investasi0
- DPM-PTSP Bontang Rancang Dokumen Peta Potensi0
- Kemendagri Tekankan Peran DPM-PTSP, Ini Tanggapan Aspiannur0
- Realisasi Investasi Triwulan I 2024 Kaltim Capai 22,01 Persen, Begini Tanggapan Aspiannur0
"Keindahan dan ketertiban kota adalah tanggung jawab kita bersama," kata Basri.
Basri juga menekankan pentingnya mengikuti prosedur perizinan yang telah ditetapkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPM-PTSP) Bontang.
Setiap calon harus mengurus perizinan dengan benar dan memastikan pemasangan dilakukan di tempat yang sesuai, tidak di lokasi terlarang seperti pohon, untuk menjaga estetika kota.
"Saya mengimbau agar semua calon memastikan pemasangan baliho dilakukan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh DPM-PTSP Bontang, tidak di tempat terlarang, dan tetap menjaga estetika kota. Saya percaya, dengan kepatuhan kita semua, proses demokrasi ini akan berjalan dengan lancar dan tertib, serta tidak mengganggu keindahan kota kita tercinta," tegas Basri.
DPM-PTSP Bontang telah menyatakan bahwa pemasangan baliho politik sebenarnya gratis, namun pemasang harus mengurus perizinan dan memastikan identitas pemohon dan gambar di baliho adalah orang yang sama.
Adapun durasi pemasangan baliho politik adalah 15 hari dan dapat diperpanjang secara berkala selama pemohon memperbarui rekomendasi dari Kesbangpol. (ADV)










.jpg)
