- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dispora Kaltim Fokus Tingkatkan Kompetensi Atlet Menuju PON XXII/2028

Analognews.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan pentingnya keterlibatan rutin atlet dalam kejuaraan nasional dan internasional untuk meningkatkan keterampilan serta memperkuat mental.
Langkah ini dinilai strategis sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Lainnya :
- Atlet Usia Dini DBON Kaltim Raih 7 Medali di Open Tournament Angkat Besi Piala Gubernur 20240
- Perpani Kaltim Pasang Target Tinggi di PON XXII Tahun 20280
- KONI Kaltim Tegaskan Pentingnya Regenerasi Atlet Menuju PON 20280
- Standar Kompetensi Pelatih Diperketat KONI Kaltim Jelang PON XXII 20280
- KONI Kaltim Sukses Gelar Pelatihan Nasional untuk Pelatih Fisik Level 10
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (Kabid PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengatakan bahwa persiapan harus dilakukan dengan matang, mengingat tantangan PON mendatang yang lebih berat. "Pembinaan saat ini harus betul-betul fokus pada cabang olahraga yang memiliki riwayat prestasi lebih banyak," ujar Rasman, Minggu (24/11/2024).
Menurut Rasman, cabang olahraga seperti atletik, senam, dayung, dan renang menjadi prioritas pembinaan, karena memiliki banyak nomor tanding yang berpotensi mendulang medali. Rasman juga menekankan pentingnya mengutamakan kualitas dibandingkan kuantitas dalam mempersiapkan atlet.
"Yang penting bukan jumlah atlet yang banyak, tetapi memastikan mereka memiliki potensi yang kuat, baik dari sisi fisik maupun pemahaman terhadap cabang olahraga mereka. Pembinaan akan didukung dengan sport science dan sport intelligence agar lebih efektif," jelasnya.
Ia juga menekankan perlunya pembinaan yang berkelanjutan untuk mencetak atlet kompetitif. "Dengan pembinaan yang baik, peluang bagi atlet untuk bersinar di masa depan akan semakin besar," tambahnya.
Dispora Kaltim juga menyoroti pentingnya partisipasi atlet dalam berbagai kejuaraan, baik nasional maupun internasional, sebagai sarana mengasah kemampuan dan meningkatkan jam terbang. “Kalau atlet kita jarang ikut kejuaraan nasional atau internasional dan hanya mengandalkan kompetisi lokal, kita akan tertinggal, terutama dari atlet di Pulau Jawa," tegas Rasman.
Dengan lebih banyak mengikuti kejuaraan, atlet Kaltim diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan bersaing di level tertinggi. Dispora Kaltim optimistis bahwa strategi ini akan mendukung persiapan atlet menghadapi PON 2028. Rasman berharap program ini tidak hanya mengukuhkan prestasi atlet Kaltim di ajang nasional, tetapi juga membawa nama provinsi ini ke tingkat internasional.
"Kami yakin, dengan pembinaan yang terarah dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Kaltim dapat tampil lebih gemilang di PON 2028 dan di kancah olahraga yang lebih besar," pungkasnya. (adv).










.jpg)
