- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dirawat 2 Hari, Mahasiswa yang Dibanting Polisi Telah Dipulangkan

Keterangan Gambar : M Faris Amrullah, mahasiswa yang dibanting polisi sudah boleh pulang usai 2 hari jalani pemeriksaan di RS Ciputra Hospital (Nahda Rizky Utami/detikcom)
ANALOGNEWS.id - M Faris Amrullah (21), mahasiswa yang dibanting polisi saat demo di Pemkab Tangerang, menjalani perawatan di RS Ciputra sejak Kamis (14/10) lalu. Hari ini, Faris sudah dibolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.
"Pada hari ini alhamdulillah hasil pemeriksaan secara menyeluruh saudara Faris dari hari Kamis yang kami bawa ke RS Ciputra Hospital ini. Alhamdulillah sudah keluar semuanya, orang tua dan juga keluarga sudah dijelaskan semuanya perihal kondisi terakhir saudara Faris dan hari ini dinyatakan boleh pulang," ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di RS Ciputra Hospital, Tangerang, Banten, Kamis (16/10/2021).
Dalam kesempatan itu hadir juga Faris didampingi orang tuanya, serta Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro, Dandim Tangerang dan tim dokter RS Ciputra Hospital.
Baca Lainnya :
- AS Tawarkan Kompensasi Kepada Keluarga Korban Bom Drone0
- Susur Sungai, 9 Siswa MTs Ciamis Tewas0
- Ledakan Bom Kembali Terjadi di Masjid Afghanistan0
- Tujuh Sindikat Pinjaman Online Ilegal di Jakarta Dibekuk Polisi0
- Tambang Batu Bara Ilegal Masih Beroperasi di Lokasi IKN0
Koordinator Dokter Rumah Sakit Ciputra, dr. Andre Satria Gunawan mengatakan Faris menjalani perawatan medis dengan penanganan dokter spesialis saraf dan dokter spesialis ortopedi. Andre menyatakan kondisi Faris sudah baik dan dinyatakan bisa pulang.
"Pemeriksaan medis dari dokter spesialis saraf dan dokter ortopedi sudah bisa dinyatakan pulang untuk dilanjutkan kegiatan sehari-hari. Terima kasih," kata Andre.
Tim medis melakukan pemeriksaan kepada Faris, meliputi pada bagian kepala sampai tulang belakang. Namun, pihak rumah sakit tidak bisa mengungkapkan hasil pemeriksaannya kepada publik.
"Dari pemeriksaannya dari segala pemeriksaannya semua kita tidak bisa mengungkap ke publik jadi kalau untuk bapak ibu sudah bisa melihat saudara Faris, semoga, pemeriksaannya kita sudah lakukan dari kepala sampai tulang belakang ya," kata Andre
"Jadi kita lakukan pemeriksaan ya dari kepalanya CT scan kepala, bagian belakang kita foto juga CT scan dan MRI. Hasilnya udah cukup menyatakan dari dokternya sudah diizinkan boleh pulang," tambahnya.
"Di (Rumah Sakit) Ciputra udah dari kemarin sore dan semalam medical check up keseluruhan, cuman untuk hasil belum keluar hasilnya. Minta doanya semoga nggak ada yang cedera serius," ujar Faris, Jumat (15/10/2021).
Diketahui juga pada Kamis (14/10), Faris mengaku memang belum pulih sepenuhnya. Beberapa bagian tubuhnya masih terasa nyeri.
"Leher masih susah digerakin, kepala juga masih pusing," ujar Faris.(Detik.com)










.jpg)
