- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Banjir Rob Diabaikan Pemkot, Warga BK Swadaya Bangun Jalan Alternatif

Keterangan Gambar : Warga BK kerja bakti di trotoar jalan alternatif pada saat banjir rob untuk warga
ANALOGNEWS.id - Warga Kelurahan Bontang Kuala kembali melakukan swadaya memperbaiki trotoar jalan masuk kampung wisata Bontang Kuala, Selasa (5/8/2023).
Masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Bontang Kuala Bersatu (MBKB) melakukan perbaikan trotoar yang terbuat dari papan kayu. Mereka menambal dan mengganti papan yang mulai rapuh.
Diketahui, jalan yang menjadi akses satu-satunya masuk di kampung wisata Bontang Kuala itu kerap banjir. Hampir tiap minggu jalan itu dilanda banjir air pasang atau rob.
Baca Lainnya :
- Galak Bontang Mawil Selatan Gelar Aksi Galang Dana Bantu Korban Kebakaran Pisangan0
- Jadi Kewenangan Provinsi, DPRD Bontang Dorong Pemkot Upayakan Insentif Guru0
- Kisruh Pengelolaan SPBN Tanjung Limau, Dua Perusahaan Sepakat Kerjasama0
- 3 Kepala OPD Mangkir, Rapat Pembahasan Jembatan SMP 5 Bontang Batal0
- BW Usulkan Nama 2 Tokoh Ini Jadi Nama Jalan0
Burhan, kordinator kegiatan mengatakan masyarakat terpaksa mencari solusi sendiri agar kegiatan warga Bontang Kuala tidak terhalang saat banjir rob.
"Ini inisiatif warga menggunakan dana sendiri. Tidak ada bantuan dari pemerintah," katanya.
Dia bilang, aktivitas warga terganggu setiap banjir rob. Menggunakan trotoar sebagai jalan alternatif menjadi satu-satunya solusi agar kegiatan warga bisa berjalan.
"Kerja bakti di trotoar jalan alternatif pada saat banjir rob untuk warga berangkat kerja ataupun pergi ke pasar," ucapnya.
Kepala Departemen Kepemudaan dan Sumberdaya Manusia MBKB Usman mengatakan, kerja bakti ini mereka lakukan dengan inisiatif sendiri. Tanpa bantuan anggaran pemerintah.
Dia pun berharap pemerintah memperhatikan hal itu, dan mencari solusi terkait banjir rob. Sebab, hal itu telah lama dikeluhkan oleh masyarakat.
"Ini sudah lama dikeluhkan tapi tidak ada perhatian pemerintah," ungkapnya. (*)










.jpg)
