- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Bahaya Ancaman Narkoba, Sekda Bontang Ajak Semua Pihak Bersinergi

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati
ANALOG NEWS - Sekda Kota Bontang, Aji Erlynawati menghadiri Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN) yang digelar oleh BNN Kota Bontang, di Hotel Bintang Sintuk, pada Selasa (28/5/2024).
Dalam sambutannnya, Aji menyampaikan urgensi penanganan kejahatan narkoba sebagai salah satu bentuk problem sosial yang bersifat laten, dinamis, dan berskala transnasional.
Ia menekankan bahwa kejahatan narkoba bukan hanya merupakan ancaman lokal, tetapi juga menyentuh dimensi global dengan jaringan pelaku yang tersebar luas.
Baca Lainnya :
- Pemkot Bontang segera Cari Plt Kepada Dinas Koperasi dan UMKM0
- Hari Nelayan Nasional, Pemkot Bontang Resmikan PPI TPI Tanjung Limau0
- Sosialisasi Undang-undang Ormas, Pemkot Bontang Harap Terwujud Pilkada Damai0
- Wisuda Akbar Penghafal Al-Quran, Wali Kota Bontang Apresiasi Anak Cerdas Spiritual0
- Pemkot Bontang Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting, Aji Erlynawati: Pastikan Program Berdampak0
Untuk mengantisipasi dinamika dan tantangan dari ancaman narkoba, Aji menyatakan bahwa pemerintah perlu membangun sistem penanganan yang komprehensif, integratif, dan berkelanjutan dengan optimalisasi sumber daya yang ada.
Meskipun tanggung jawab utama dalam penanganan narkoba berada pada pemerintah pusat, namun pemerintah daerah juga memiliki peran penting terutama dalam aspek pembangunan lain seperti kesehatan, sosial, ekonomi, dan pendidikan.
Selanjutnya, Aji juga memaparkan tentang konsep Kabupaten/ Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN), yang merupakan kebijakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman narkoba. KOTAN diukur menggunakan indeks terkait dengan berbagai sektor, dan penerapannya melibatkan seluruh pemangku kepentingan pembangunan.
"Saya mengajak semua pihak untuk meningkatkan sinergitas dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, khususnya dalam implementasi KOTAN. Terima kasih kepada semua yang hadir, dan saya berharap bahwa informasi yang disampaikan dapat membangun komitmen bersama dalam melawan ancaman narkoba, demi melindungi masyarakat Kota Bontang dan seluruh bangsa Indonesia,"tutupnya. (ADV)










.jpg)
