- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pemkot Bontang Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting, Aji Erlynawati: Pastikan Program Berdampak

Keterangan Gambar : Sekretaris Kota Bontang, Aji Erlynawati
ANALOG NEWS - Mewakili Wali Kota Bontang, Sekda Aji Erlynawati memimpin acara Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting di Ruang Rapat Utama Lt 2 Kantor Wali Kota Bontang , pada Senin pagi (27/5/2024).Dalam kesempatan ini, Sekda Aji Erlynawati menyampaikan urgensi dan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam merespons Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Upaya yang konvergen, holistik, dan integratif menjadi kunci dalam mencapai target yang ditetapkan, yakni menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen pada Tahun 2024.
"Perpres ini memberikan landasan hukum yang kuat untuk memperkuat kerangka substansi, intervensi, pendanaan, serta pemantauan dan evaluasi dalam berbagai upaya percepatan penurunan stunting," ungkap Sekda Aji Erlynawati.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim, Sunarto, serta sejumlah pejabat terkait seperti Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat ,Dasuki, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Lukman, dan kepala OPD, Camat dan Lurah turut hadir dalam rapat tersebut.
Rapat ini menjadi momentum untuk mengevaluasi komitmen bersama dalam upaya penurunan stunting di Kota Bontang.
"Saya berharap apa yang telah kita lakukan pada tahun-tahun sebelumnya dapat menghasilkan dampak yang signifikan, mengingat anggaran yang cukup besar telah dialokasikan untuk ini," ungkap Sekda Aji Erlynawati.
Dalam rapat tersebut, Sekda juga mengajak seluruh peserta untuk memberikan data dan informasi yang akurat dan berinovasi dalam upaya mempercepat penurunan stunting di Kota Bontang.
"Kita harus memastikan bahwa program-program yang telah kita lakukan memiliki dampak yang signifikan dalam penurunan prevalensi stunting. Mari kita berupaya lebih keras untuk memastikan bahwa program ini memberikan hasil yang nyata, serta merencanakan langkah-langkah yang akan diambil dalam beberapa bulan ke depan," ujarnya.
Beberapa point penting yang dibahas dalam rapat yakni Paparan kegiatan TPPS, Penyampaian Aksi 8 Konvergensi , Persiapan Pelaksanaan Intervensi Serentak ( Operasi Timbang ). (ADV)










.jpg)
