- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Sosialisasi Undang-undang Ormas, Pemkot Bontang Harap Terwujud Pilkada Damai

Keterangan Gambar : Wali Kota Bontang, Basri Rase
ANALOG NEWS - Wali Kota Bontang Basri Rase menghadiri acara Sosialisasi Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas dengan tema “Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Mewujudkan Pilkada Damai Tahun 2024” di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Senin (27/5/2024) pagi.
Acara tersebut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Timur Syirajuddin, dan narasumber dari Badan Kesbangpol Kaltim.Dikatakan Wali Kota, tema yang diangkat pada hari ini, "Pentingnya Organisasi Kemasyarakatan dalam Mewujudkan Pilkada Damai Tahun 2024", sangatlah strategis.
Baca Lainnya :
- Wisuda Akbar Penghafal Al-Quran, Wali Kota Bontang Apresiasi Anak Cerdas Spiritual0
- Pemkot Bontang Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting, Aji Erlynawati: Pastikan Program Berdampak0
- Wali Kota Bontang Harap Siswa Jadikan Pembelajaran di SMA IT DHBS Modal Raih Cita-cita0
- Pemkot Bontang Lepas Kepergian Kadis Diskop UMKM0
- Wali Kota Bontang Sebut Pushbike Championship 2024 Siap Hiasi Kota Layak Anak0
Wali kota mengucapkan terima kasih kepada ormas-ormas yang ada di Bontang, karena sampai saat ini, bisa hidup berdampingan penuh dengan toleransi dan harmonisasi.
“Ini adalah momentum bagi kita untuk merefleksikan kembali peran organisasi kemasyarakatan dalam menciptakan suasana yang kondusif selama proses Pilkada,” ujar Wali Kota.
Semua, lanjutnya, pasti pernah belajar tentang Pancasila, apalagi Pancasila ada dalam pelajaran di saat sekolah. Ormas ini, berdasarkan UU 17/2013 terbagi dalam beberapa kategori.
Ada ormas keagamaan, orbas budaya, ormas adat, ormas nasional. Fungsi ormas juga adalah bagaimana ormas memberikan kontribusi kepada daerah dalam rangka menjaga NKRI.
“Walaupun terjadi perbedaan dan perdebatan, tetap satu, kebhinekaan. Kenapa Bontang selalu damai, karena memang selalu harmoni. Alhamdulillah,” ucapnya.
Berbicara Pilkada, dikatakan Wali Kota adalah sebuah keharusan sebagai negara hukum dan negara demokrasi yang secara periodik dilakukan pemilihan.
“Atas nama pemerintah saya mengucapkan terima kasih, karena telah menjaga stabilitas keamanan Kota Bontang. Pilkada harus disambut dengan sukacita, karena Pesta Demokrasi itu pesta rakyat, jadi harus gembira, kita boleh berbeda, tapi persaudaraan menjadi yang terdepan,” ungkapnya.
Wali Kota berharap para ormas yang hadir bisa memberikan informasi yang telah didapat dari sosialisasi ini ke bawahan dan pengurusnya, juga bagaimana partisipasi terhadap Pilkada Damai. (ADV)










.jpg)
