- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Ada Laporan Dugaan Dinasti di Perusda Kaltim, Komisi II : Kita Tindaklanjuti

Keterangan Gambar : Foto : Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono menyebut bahwa pihaknya menerima surat dari masyarakat menyoal Perusahaan Daerah (Perusda) Kaltim yang diduga sebagai wadah yang diisi oleh sanak keluarga.
"Kita bakal menelusuri komponen Perusda yang domainnya Pemprov Kaltim ini," ucap pria yang akrab disapa Tio ini, Selasa (30/8/2022).
Tio menerangkan nantinya akan meminta struktur pengurus Perusda yang ada, supaya dari dewan juga dapat melakukan penelusuran dan pembuktian dari surat kritikan yang diajukan kepada komisinya.
Baca Lainnya :
- Raperda Kaltim Tentang Kesenian Disegerakan Rampung0
- Perubahan APBD Kaltim 2022 Melonjak Tajam, Dewan Harap Ada Tambahan untuk Infrastruktur0
- Potensi Inflasi Meningkat, DPRD Kaltim sebut Perlu Diantisipasi0
- Bantuan Sektor Infrastruktur dari APBN Meningkat0
- Alokasi Anggaran Pendidikan dalam APBD Kaltim Belum 20 Persen0
"Tentu kami akan bekerja, surat ini juga akan kami tembuskan ke Pemprov Kaltim agar dapat menjadi perhatian, kemudian kami juga akan meminta susunan jajaran pengurusnya, tapi diakui untuk menelusuri aduan tentang dinasti itu kemungkinan juga akan sulit kecuali ada kartu keluarganya," akunya.
Menurut dia, hal terpenting yakni perusda dapat produktif baik itu dari kegiatan, pendapatan serta rapat memetakan potensi bisnis yang dapat digali.
"Sekalipun di dalam Perusda itu ada saudaranya atau anaknya tapi mereka memiliki kapasitas di bidang itu menurut saya tidak masalah yang penting bisa produktif," sebut Tio.
Hal seperti ini lanjut Tio, merupakan tamparan keras bagi Pemprov Kaltim dan DPRD Kaltim agar dapat bekerja lebih baik lagi. Maka dari itu ia mengharapkan agar masyarakat dapat ikut memantau perkembangan dan memberi kritikan yang membangun agar kedepannya lebih baik lagi. (Ar/ADV/DPRDKaltim)










.jpg)
