- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
200 Calon Siswa SLTA di Kutai Timur Tidak Lolos Masuk Sekolah Negeri

Keterangan Gambar : anggota DPRD, Leni Angriani
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR - Sekitar 200 calon siswa sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) di Kutai Timur dilaporkan tidak lolos seleksi masuk sekolah negeri. Isu ini menarik perhatian anggota DPRD, Leni Angriani, yang menilai masalah ini perlu penanganan segera.
Menurut Leni Angriani, "Kami menerima laporan bahwa ada sekitar 200 siswa yang tidak diterima di sekolah negeri. Ini sangat memprihatinkan dan harus segera ditangani."
Kekhawatiran utama orangtua siswa adalah mengenai beasiswa jika anak-anak mereka harus masuk sekolah swasta. Leni mengungkapkan bahwa dalam rapat dengan pemerintah beberapa waktu lalu, ia telah menanyakan tentang beasiswa untuk sekolah swasta kepada bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kutim.
Baca Lainnya :
- Dewan Dorong Penataan Taman Kota untuk Tingkatkan Daya Tarik dan Kenyamanan0
- Raperda Pengarusutamaan Gender Diharapkan Disahkan Sebelum Pelantikan DPRD Baru0
- Arang Jau Berkomitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat hingga Akhir Masa Jabatan0
- Perhatian Khusus Diperlukan: Pembangunan Jalan Harus Sejalan dengan Pelayanan Kesehatan0
- Dewan Kutai Timur Dorong Percepatan Pengesahan Raperda HIV/AIDS0
“Setkab Kutim mengonfirmasi bahwa sekolah swasta juga dapat memperoleh beasiswa,” jelas politikus Partai Berkarya ini.
Leni juga menyadari kekecewaan orangtua siswa yang merasa anak-anak mereka kurang mendapatkan dukungan dalam pendidikan. Dia menekankan bahwa DPRD akan terus mendorong agar semua siswa mendapat perlakuan yang adil.
“Kami mendorong pemerintah agar siswa yang masuk sekolah swasta didata dan diberikan beasiswa, sama seperti siswa yang masuk sekolah negeri. Kami tidak menyalahkan Pemkab Kutim karena aturan berasal dari Pemprov Kaltim,” tambahnya.
Leni mengungkapkan harapannya agar semua anak sekolah di Kutai Timur mendapatkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan mereka melalui beasiswa. "Masalah ini harus segera diselesaikan demi masa depan pendidikan di Kutai Timur," tutupnya. (Adv)
Views: 723










.jpg)
