- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Yusuf Mustafa Ajak Ormas di Kaltim Bersinergi Dukung Pembangunan dan Kebhinekaan

Keterangan Gambar : Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Yusuf Mustafa. (Foto : Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA — Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Yusuf Mustafa, mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) dan paguyuban di Kaltim untuk bersinergi mendukung pembangunan daerah dan memperkuat keharmonisan antarwarga dalam bingkai kebhinekaan. Ajakan itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 Partai Golkar Kaltim di Hotel Mercure Samarinda, Sabtu (19/07/2025).
“Kolaborasi dan pembinaan yang tepat akan membuat ormas berjalan sesuai fungsi dan pengabdiannya. Jumlah ormas yang banyak di Kaltim bukan masalah, justru membawa banyak manfaat,” kata Yusuf, legislator dari daerah pemilihan Balikpapan.
Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas elemen masyarakat demi menciptakan kemajuan bersama. Menurutnya, pembangunan Kaltim tidak bisa disandarkan pada satu pihak saja, melainkan membutuhkan kekuatan kolektif dari berbagai komunitas dan latar belakang budaya.
Baca Lainnya :
- Sayid Muziburrachman Ajak Pemuda Kaltim Perangi Narkoba: “Jangan Jadi Korban, Jadilah Solusi”0
- Kebakaran Big Mall Samarinda Picu Desakan Perda Penanggulangan Kebakaran0
- Anggota DPRD Kaltim Kritik Sentralisasi Distribusi Pupuk Subsidi: Tak Sesuai Kebutuhan Petani Daerah0
- Sulasih Hadiri Penutupan MTQ Kaltim ke-45, Kutai Timur Raih Juara Umum0
- Ananda Emira Moeis Sambut Kajati Baru Kaltim, Dorong Sinergi Antar Lembaga untuk Penegakan Hukum0
“Saat ini bukan lagi zamannya kerja individu, tapi membentuk super tim lintas suku dan budaya,” ucapnya.
Yusuf menilai bahwa potensi keberagaman di Kaltim merupakan kekuatan besar yang harus dimaksimalkan. Komunitas Dayak, Kutai, Jawa, Banjar, Bugis, dan lainnya bisa menjadi mitra strategis dalam membangun daerah secara inklusif dan berkelanjutan.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keharmonisan antarormas dan antarumat beragama, yang selama ini telah menjadi modal sosial penting bagi Kaltim. Menurutnya, inilah salah satu alasan utama penunjukan Kaltim sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Keberagaman yang hidup berdampingan secara damai menunjukkan kita siap membangun Indonesia ke depan. Visi Indonesia Emas 2045 hanya bisa diraih dengan kolaborasi dan kebersamaan,” jelas Yusuf.
Ia berharap seluruh ormas dapat menjadi mitra aktif pemerintah dalam merumuskan dan mengawal kebijakan publik yang berpihak pada rakyat. Dengan begitu, manfaat pembangunan bisa benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke akar rumput.
“Ormas punya peran besar sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Mereka bisa memastikan kebijakan betul-betul terlaksana di lapangan dan tetap berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
