- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Wakil Ketua DPRD PPU Imbau Masyarakat Saling Menghargai untuk Cegah Konflik Sosial

Keterangan Gambar : Wakil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahruddin M Noor. (*)
ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Wakil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahruddin M Noor, menekankan pentingnya saling menghargai antarwarga, baik warga lokal maupun pendatang, untuk menjaga keharmonisan sosial di wilayah tersebut.
“Kami berharap seluruh masyarakat, baik warga lokal maupun pendatang, saling menghormati adat istiadat di daerah ini. Dengan saling menghormati, konflik sosial bisa kita hindari,” ujar Syahruddin.
Syahruddin juga menekankan bahwa Kabupaten Penajam Paser Utara, yang kini berusia 22 tahun, memerlukan komitmen bersama untuk memperkuat kembali hubungan sosial di antara masyarakat.
Baca Lainnya :
- DPRD PPU Ingatkan ASN untuk Menjaga Netralitas Jelang Pilkada 20240
- DPRD PPU Dorong Penyediaan Fasilitas Ramah Disabilitas di Kantor Pelayanan Publik0
- DPRD PPU Dorong Peningkatan Produksi Ikan Melalui Kampung Ikan0
- DPRD PPU Tekankan Pentingnya TPA sebagai Sumber Pendapatan Ekonomi0
- DPRD PPU Ajak Masyarakat Tingkatkan Peran Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak0
Ia mendorong semua pihak agar lebih aktif dalam menjaga hubungan baik, mengingat bahwa keberagaman budaya dan latar belakang adalah kekayaan yang harus dirawat dengan kesadaran kolektif.
"Saat ini, hampir semua orang memiliki akses ke media sosial. Maka dari itu, kita harus bisa memilah informasi dengan bijak untuk menghindari konflik sosial yang bisa timbul dari informasi yang tidak tepat,” kata Syahruddin.
Menurutnya, literasi digital sangat penting agar masyarakat dapat memahami informasi dengan kritis dan tidak mudah terprovokasi. Syahruddin juga menyatakan dukungan penuh DPRD kepada pemerintah daerah dalam upaya merevitalisasi kehidupan sosial di masyarakat PPU.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang tidak berdasar di media sosial. Menurutnya, kepercayaan pada sumber informasi yang kredibel dan sikap skeptis terhadap isu negatif adalah cara terbaik untuk menjaga stabilitas dan ketenangan di masyarakat.
“Dengan saling menghargai dan tidak mudah terhasut oleh berita yang belum tentu benar, kita bisa menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan dan kemajuan Kabupaten PPU,” pungkas Syahruddin. (Adv)










.jpg)
