- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Tudingan Terhadap Pj Gubernur Soal Pengelolaan Anggaran Stunting Ditanggapi Rektor Unimaju
Pemprov Sulbar

Keterangan Gambar : Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju gelar unjuk rasa beberapa waktu lalu.
ANALOG NEWS - Polemik terkait Flyer yang mengatasnamakan Alumni dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju terkait isu adanya anggaran sebesar Rp2 Miliar melalui MoU Antara Pemprov Sulbar dan Unimaju tidaklah benar.
Hal itu diklarifikasi langsung oleh Rektor Unimaju Muh. Tahir yang ditembuskan ke Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Sulbar melalui Press Release dari Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Mamuju, per tanggal 1 Januari 2024, ditandatangani langsung oleh Rektor Unimaju Muh. Tahir.
Berikut Isi Press Release:
Baca Lainnya :
- Dua Pengedar Narkoba di Kaltim Ditangkap Polisi Saat Transaksi0
- Galak Bontang Mawil Selatan Gelar Aksi Galang Dana Bantu Korban Kebakaran Pisangan0
- Hujan Semalaman, Sejumlah Ruas Jalan di Bontang Terendam Banjir0
- Korlap dan Jubir Aksi Demo Pupuk Kaltim Dilaporkan ke Polisi0
- Tuntutan Tak Direspon, Demo Pupuk Kaltim Jilid III Siap Digelar 0
Terkait Beredarnya Flyer yang mengatasnamakan Alumni dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju. Serta beredamya berita di berbagai media terkait hal tersebut, maka dengan ini Rektor Universitas Muhammadiyah Mamuju Menyampaikan beberapa Hal:
1. Bahwa adanya bantuan dari Dinas Kesehatan Pemprov Sulawesi Barat terkait penanganan staunting sejumlah 2 Miliar ke Universitas Muhammadiyan Mamuju adalah tidak benar.
2. Tidak benar bahwa Pj Gubernur Sulawesi Barat Mempermainkan dan Menjual Kampus Universitas Muhammadiyah Mamuju sebagai Jualan Proyek penanganan Stunting.
3. Tidak benar adanya bahwa Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat telah mencaplok nama Universitas Muhammadiyah Mamuju dalam Program Penanganan Stunting.
4. Bahwa dalam Penanganan Stunting, belum pernah ada MOU antara Universitas Muhammadiyah Mamuju dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. (adv)










.jpg)
