- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Traffic Light Rusak di Jalan Karya Etam: Ancaman Keselamatan Lalu Lintas yang Mendesak Perhatian

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kutai Timur, Novel Tyty Paembonan. (ist)
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Di tengah riuhnya aktivitas kendaraan di simpang empat Jalan Karya Etam, satu masalah krusial mengintai: traffic light yang rusak dan tidak berfungsi. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kutai Timur, Novel Tyty Paembonan.
Saat ditemui di kantor DPRD Kutim, Novel, politisi dari Partai Gerindra, menyuarakan kekhawatirannya. “Kehadiran traffic light sangat diperlukan. Salah satu tujuannya, yakni untuk menjamin ketertiban umum dalam berlalulintas,” ujarnya.
Kerusakan traffic light ini bukan sekadar masalah teknis. Di tengah meningkatnya jumlah kendaraan setiap harinya, traffic light berfungsi sebagai pengatur arus lalu lintas yang vital. Tanpa keberadaannya, lalu lintas menjadi kacau dan risiko kecelakaan meningkat tajam. Novel mendesak agar dinas terkait segera bertindak.
“Pemerintah seharusnya tidak tutup mata terkait hal ini. Itu lampu merah tidak menyala, Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim yang memiliki tanggung jawab utama, harus segera mengambil langkah cepat dalam penanganan,” tegasnya.
Traffic light memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas. Mereka membantu mengatur pergerakan kendaraan dan pejalan kaki, memfasilitasi persimpangan jalan utama dan sekunder, serta mengurangi risiko kecelakaan akibat tabrakan. Tanpa traffic light yang berfungsi, potensi hambatan dan kecelakaan meningkat, membahayakan pengguna jalan.
Novel berharap pemerintah dan dinas terkait dapat segera menyelesaikan masalah ini sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas yang lebih parah. “Segera lakukan perbaikan sebelum ada korban. Kita butuh tindakan cepat dan nyata,” katanya dengan penuh harap.
Kasus ini mengingatkan kita akan pentingnya infrastruktur lalu lintas yang berfungsi dengan baik. Traffic light bukan hanya lampu yang berubah warna; mereka adalah penjaga keselamatan di jalanan yang sibuk. Dengan adanya perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah, diharapkan masalah ini dapat segera teratasi dan lalu lintas di Jalan Karya Etam kembali lancar dan aman. (Adv)

Baca Lainnya :
- Dinsos PM Bontang Jelaskan Cara Penyaluran Bantuan Logistik Korban Bencana0
- DPRD Kutim Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Melalui Pembenahan Infrastruktur0
- Pelecehan oleh Tenaga Pengajar di Kutim: Mencoreng Dunia Pendidikan0
- Seruan Tegas Anggota DPRD Kutai Timur Yan untuk Hentikan Kekerasan Seksual Terhadap Anak0
- Kemacetan di SPBU Jalan Pendidikan Jadi Sorotan, Dewan Desak Penertiban Segera0
Views: 783










.jpg)
