- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Traffic Light Rusak di Jalan Karya Etam: Ancaman Keselamatan Lalu Lintas yang Mendesak Perhatian

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kutai Timur, Novel Tyty Paembonan. (ist)
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Di tengah riuhnya aktivitas kendaraan di simpang empat Jalan Karya Etam, satu masalah krusial mengintai: traffic light yang rusak dan tidak berfungsi. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kutai Timur, Novel Tyty Paembonan.
Saat ditemui di kantor DPRD Kutim, Novel, politisi dari Partai Gerindra, menyuarakan kekhawatirannya. “Kehadiran traffic light sangat diperlukan. Salah satu tujuannya, yakni untuk menjamin ketertiban umum dalam berlalulintas,” ujarnya.
Kerusakan traffic light ini bukan sekadar masalah teknis. Di tengah meningkatnya jumlah kendaraan setiap harinya, traffic light berfungsi sebagai pengatur arus lalu lintas yang vital. Tanpa keberadaannya, lalu lintas menjadi kacau dan risiko kecelakaan meningkat tajam. Novel mendesak agar dinas terkait segera bertindak.
“Pemerintah seharusnya tidak tutup mata terkait hal ini. Itu lampu merah tidak menyala, Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim yang memiliki tanggung jawab utama, harus segera mengambil langkah cepat dalam penanganan,” tegasnya.
Traffic light memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas. Mereka membantu mengatur pergerakan kendaraan dan pejalan kaki, memfasilitasi persimpangan jalan utama dan sekunder, serta mengurangi risiko kecelakaan akibat tabrakan. Tanpa traffic light yang berfungsi, potensi hambatan dan kecelakaan meningkat, membahayakan pengguna jalan.
Novel berharap pemerintah dan dinas terkait dapat segera menyelesaikan masalah ini sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas yang lebih parah. “Segera lakukan perbaikan sebelum ada korban. Kita butuh tindakan cepat dan nyata,” katanya dengan penuh harap.
Kasus ini mengingatkan kita akan pentingnya infrastruktur lalu lintas yang berfungsi dengan baik. Traffic light bukan hanya lampu yang berubah warna; mereka adalah penjaga keselamatan di jalanan yang sibuk. Dengan adanya perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah, diharapkan masalah ini dapat segera teratasi dan lalu lintas di Jalan Karya Etam kembali lancar dan aman. (Adv)

Baca Lainnya :
- Dinsos PM Bontang Jelaskan Cara Penyaluran Bantuan Logistik Korban Bencana0
- DPRD Kutim Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Melalui Pembenahan Infrastruktur0
- Pelecehan oleh Tenaga Pengajar di Kutim: Mencoreng Dunia Pendidikan0
- Seruan Tegas Anggota DPRD Kutai Timur Yan untuk Hentikan Kekerasan Seksual Terhadap Anak0
- Kemacetan di SPBU Jalan Pendidikan Jadi Sorotan, Dewan Desak Penertiban Segera0
Views: 783










.jpg)
