Tambang Ilegal Marak Beroperasi, Dewan Kaltim Tekankan Petani Jangan Jual Lahan ke Perusahaan Tamban

By Redaksi 14 Mar 2023, 17:36:25 WIB DPRD Kaltim
Tambang Ilegal Marak Beroperasi, Dewan Kaltim Tekankan Petani Jangan Jual Lahan ke Perusahaan Tamban

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Aktivitas tambang diduga ilegal yang beroperasi di Provinsi Kaltim saat ini mulai kembali marak, Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji menekankan petani agar tidak menjual lahannya kepada para pelaku usaha pertambangan tak berizin tersebut.

Hal ini dikatakannya mengingat lahan-lahan produktif mikik masyarakat khususnya dalam hal pertanian kian berkurang di setiap tahunnya.

Karena itu Politikus Partai Gerindra ini meminta kepada para petani yang memiliki lahan khususnya di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tepatnya di Desa Giri Agung, Kecamatan Sebulu yang hingga saat ini belum tersentuh oleh aktivitas pertambangan, untuk terus mempertahankan lahannya dan tidak menjual ke pihak perusahaan tambang. 

Baca Lainnya :

"Saya telah berbicara kepada masyarakat dan sejumlah stakeholder yang berkaitan untuk tidak tertarik pada aktivitas pertambangan dan tetap konsen dengan pertaniannya," ucapnya, Selasa (14/3/2023).

Tentunya harapan itu guna mempertahankan lahan pertanian di Kaltim yang memiliki produktif tinggi, terlebih mengenai adanya Ibu Kota Negara (IKN) yang sangat membutuhkan penopang kebutuhan pangan yang cukup besar, bagi politikus Partai Gerindra itu penyampaian harapan juga bagian dari tanggung jawab moralnya sebagai anggota legislatif. 

"Makanya kami mengusulkan kepada mereka seperti itu, supaya kita terus mempertahankan lahan pertanian kita," ungkapnya.

"Memang kalau berdasarkan regulasi yang ada kita sudah tidak ada wewenang untuk mengawasi tapi dengan penyampaian seperti itu kami berharap bisa diikuti oleh masyarakat," pungkasnya. (Ar/An/Adv) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.