- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Siap-siap, Harga BBM Subsidi Bakal Naik
.jpg)
ANALOGNEWS.id - Sinyal kenaikan harga BBM Pertalite semakin kuat. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Presiden Jokowi akan mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi tersebut pekan depan.
Saat ini, Pertalite masih dijual Rp 7.650 per liter yang menurutnya merupakan harga BBM paling murah di kawasan Asia Tenggara. Padahal, harga minyak dunia sudah di level USD 90-100 per barel, jauh dari asumsi dalam APBN USD 63 per barel.
"Nanti mungkin minggu depan presiden akan mengumumkan mengenai kenaikan harga (BBM) ini. Jadi presiden sudah mengindikasikan tidak mungkin kita pertahankan terus demikian," ujar Luhut dalam acara kuliah umum dan talk show visi maritim 2045 di Universitas Hasanuddin, Jumat (19/8/2022).
Baca Lainnya :
- Pentingnya Mangrove Bagi Kehidupan Manusia0
- Pemerintah Bakal Bangun Tol Laut Terdalam di Kaltim, Tembus Balsam0
- Pesulap Merah Dilaporkan Persatuan Dukun ke Polisi0
- Korlap dan Jubir Aksi Demo Pupuk Kaltim Dilaporkan ke Polisi0
- Tuntutan Tak Direspon, Demo Pupuk Kaltim Jilid III Siap Digelar 0
Luhut mengungkapkan, Jokowi sebelumnya juga sudah mengeluarkan berbagai indikasi bila subsidi BBM tak lagi bisa ditahan.
"Menaikkan harga Pertalite yang kita subsidi cukup banyak dan juga itu solar, modeling ekonominya sudah dibuat," ujar Luhut.
Dia juga meminta masyarakat bersiap dengan kenaikan harga BBM. Namun, dia belum bisa membeberkan berapa kenaikannya lantaran pemerintah sedang menghitung dengan rinci agar masyarakat tidak terbebani kenaikan harga BBM.
Selain itu, Luhut merasa saat ini harga BBM di Indonesia sangat murah bila dibandingkan dengan berbagai negara di dunia. Namun, dia mengatakan subsidi BBM yang selama ini dikeluarkan melalui APBN telah membebani keuangan negara.
"Karena kita harga BBM termurah di kawasan ini, kita jauh lebih murah dan itu beban terlalu besar kepada APBN kita," ujarnya.
Sumber : kumparan










.jpg)
