- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Sepuluh Kecamatan di Kutim Tak Punya Pos Pemadam, DPRD Dorong Penampungan Air

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yosef Udau
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yosef Udau, menyoroti masalah kurangnya pos pemadam kebakaran di wilayahnya. Dari total 18 kecamatan, masih ada 10 yang belum memiliki pos pemadam kebakaran, menyulitkan penanggulangan kebakaran secara cepat dan efektif.
"Ketika terjadi kebakaran, proses pemadaman menjadi sangat sulit dan lamban tanpa pos pemadam kebakaran yang memadai. Untuk itu, kami mendorong agar setiap desa membangun penampungan air khusus yang dapat membantu petugas pemadam kebakaran," ujar Yosef dalam wawancaranya dengan awak media.
Yosef, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Keselamatan, menjelaskan bahwa penampungan air di desa-desa akan mempercepat proses pemadaman. Hal ini penting karena belum semua desa di Kutim terjangkau oleh layanan perusahaan daerah air minum (PDAM).
Baca Lainnya :
- Rencana Pembangunan Museum di Kutim Tuai Kritik dari DPRD0
- Perusahaan Diduga Pencemar Lingkungan Berjanji Ganti Rugi, DPRD Kutim Berikan Peringatan Tegas0
- DPM-PTSP Bontang Mantapkan Komitmen Integrasi Izin Konstruksi ke Sistem OSS0
- Basri Rase Minta DPM-PTSP Bontang Kaji Betul Kerjasama Pengelolaan Industri0
- Wali Kota Minta DPM-PTSP Bontang Permudah Urusan Izin Usaha Kecil0
"Kesulitan mengatasi kebakaran di wilayah-wilayah tersebut cukup kompleks, ditambah dengan keterbatasan jumlah personel pemadam kebakaran. Oleh karena itu, langkah-langkah alternatif seperti pembangunan penampungan air harus dilakukan," jelasnya.
Yosef berharap, dengan disahkannya Raperda tersebut, seluruh wilayah Kutim akan mendapatkan fasilitas yang memadai untuk mencegah dan menangani bahaya kebakaran. Ini akan memastikan bahwa semua kecamatan memiliki sumber daya yang diperlukan untuk melindungi masyarakat dari risiko kebakaran. (Adv)

Views: 692










.jpg)
