- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Sepuluh Kecamatan di Kutim Tak Punya Pos Pemadam, DPRD Dorong Penampungan Air

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yosef Udau
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yosef Udau, menyoroti masalah kurangnya pos pemadam kebakaran di wilayahnya. Dari total 18 kecamatan, masih ada 10 yang belum memiliki pos pemadam kebakaran, menyulitkan penanggulangan kebakaran secara cepat dan efektif.
"Ketika terjadi kebakaran, proses pemadaman menjadi sangat sulit dan lamban tanpa pos pemadam kebakaran yang memadai. Untuk itu, kami mendorong agar setiap desa membangun penampungan air khusus yang dapat membantu petugas pemadam kebakaran," ujar Yosef dalam wawancaranya dengan awak media.
Yosef, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Keselamatan, menjelaskan bahwa penampungan air di desa-desa akan mempercepat proses pemadaman. Hal ini penting karena belum semua desa di Kutim terjangkau oleh layanan perusahaan daerah air minum (PDAM).
Baca Lainnya :
- Rencana Pembangunan Museum di Kutim Tuai Kritik dari DPRD0
- Perusahaan Diduga Pencemar Lingkungan Berjanji Ganti Rugi, DPRD Kutim Berikan Peringatan Tegas0
- DPM-PTSP Bontang Mantapkan Komitmen Integrasi Izin Konstruksi ke Sistem OSS0
- Basri Rase Minta DPM-PTSP Bontang Kaji Betul Kerjasama Pengelolaan Industri0
- Wali Kota Minta DPM-PTSP Bontang Permudah Urusan Izin Usaha Kecil0
"Kesulitan mengatasi kebakaran di wilayah-wilayah tersebut cukup kompleks, ditambah dengan keterbatasan jumlah personel pemadam kebakaran. Oleh karena itu, langkah-langkah alternatif seperti pembangunan penampungan air harus dilakukan," jelasnya.
Yosef berharap, dengan disahkannya Raperda tersebut, seluruh wilayah Kutim akan mendapatkan fasilitas yang memadai untuk mencegah dan menangani bahaya kebakaran. Ini akan memastikan bahwa semua kecamatan memiliki sumber daya yang diperlukan untuk melindungi masyarakat dari risiko kebakaran. (Adv)

Views: 692










.jpg)
