- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Rencana Pembangunan Museum di Kutim Tuai Kritik dari DPRD

ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Rencana Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk membangun museum mendapat tanggapan kritis dari anggota DPRD Kutim, Yan Ipui. Menurut Ipui, meskipun pembangunan museum merupakan langkah positif untuk mendukung pendidikan dan melestarikan budaya, perencanaan dan pemeliharaan harus diperhatikan secara serius.
Ipui menegaskan pentingnya perencanaan matang sebelum pembangunan dimulai. "Pembangunan museum adalah langkah yang baik, terutama untuk keperluan pendidikan dan pelestarian budaya.
Namun, jangan sampai setelah gedungnya selesai, museum tersebut dibiarkan terbengkalai dan tidak terawat," ujarnya. Ia khawatir bahwa tanpa perawatan yang berkelanjutan, proyek ini bisa menjadi pemborosan anggaran.
Baca Lainnya :
- Perusahaan Diduga Pencemar Lingkungan Berjanji Ganti Rugi, DPRD Kutim Berikan Peringatan Tegas0
- DPM-PTSP Bontang Mantapkan Komitmen Integrasi Izin Konstruksi ke Sistem OSS0
- Basri Rase Minta DPM-PTSP Bontang Kaji Betul Kerjasama Pengelolaan Industri0
- Wali Kota Minta DPM-PTSP Bontang Permudah Urusan Izin Usaha Kecil0
- Izin PBG Harus Penuhi Syarat Arsitek Bersertifikat, DPM-PTSP Bontang: Segera Dibahas0
Ipui menyoroti adanya beberapa fasilitas umum di Kutim yang sudah dibangun namun tidak dirawat dengan baik. "Kami telah melihat kasus di mana gedung dibangun dengan semangat tinggi tetapi akhirnya terbengkalai. Ini adalah masalah serius yang harus dihindari," tegasnya.
Sebelumnya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan rencananya untuk mendirikan museum yang akan menampilkan sejarah, arkeologi, dan budaya lokal. Museum ini diharapkan dapat mencakup berbagai artefak, termasuk goa tapak tangan di Sangkulirang dan peninggalan prasejarah lainnya.
Untuk mewujudkan rencana tersebut, Bupati Sulaiman menyebutkan kebutuhan lahan seluas sekitar 4 hektar.
Ipui menekankan perlunya dukungan sarana dan prasarana yang memadai serta evaluasi berkelanjutan untuk memastikan bahwa fasilitas tersebut tidak hanya dibangun tetapi juga dipelihara dengan baik.
"Kami berharap pemerintah tidak hanya fokus pada proses pembangunan, tetapi juga pada pemeliharaan jangka panjang agar museum dapat berfungsi dengan optimal," tutupnya. (Adv)

Views: 701










.jpg)
