Sekolah Bertaraf Internasional Harus Jadi Pendorong Pemerataan Mutu Pendidikan

By Redaksi 14 Jul 2025, 20:01:23 WIB DPRD Samarinda
Sekolah Bertaraf Internasional Harus Jadi Pendorong Pemerataan Mutu Pendidikan

Keterangan Gambar : Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi. (Foto : Ist)


ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Rencana pengembangan sekolah unggulan berstandar internasional di kawasan Loa Bakung, Samarinda, menuai perhatian dari kalangan legislatif. 

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, menilai inisiatif ini berpotensi menjadi terobosan pendidikan, asalkan tidak menjauh dari semangat pemerataan akses dan keadilan.

Menurut Ismail, sekolah dengan pendekatan digital dan pembelajaran bilingual memang patut diapresiasi. Namun ia menekankan bahwa tujuan utama pembangunan sekolah unggulan harus lebih dari sekadar menciptakan fasilitas mewah.

Baca Lainnya :

“Sekolah ini harus menjadi pusat inovasi pendidikan yang bisa menyebarkan manfaat ke seluruh sekolah di Samarinda, termasuk yang berada di wilayah pinggiran,” jelasnya.

Ia mengingatkan agar keberadaan sekolah unggulan tidak menciptakan kesenjangan baru antara siswa yang mampu secara finansial dan mereka yang berasal dari keluarga ekonomi lemah. 

Bagi Ismail, prinsip kesetaraan harus dijaga sejak awal, terutama dalam proses seleksi peserta didik.

“Kita tidak ingin sekolah unggulan hanya bisa diakses segelintir kalangan. Semua anak, tanpa melihat latar belakang ekonomi, harus diberi peluang yang sama,” tegasnya.

Selain itu, Ismail juga mendorong agar sekolah unggulan di Loa Bakung berperan sebagai pusat pelatihan guru dan pengembangan kurikulum modern yang nantinya bisa diterapkan secara luas. 

Ia menilai, kehadiran sekolah ini harus menciptakan efek domino yang mengangkat kualitas pendidikan di seluruh kota.

“Tidak cukup hanya membangun gedung bagus. Harus ada program nyata untuk membagikan metode, teknologi, dan pelatihan kepada guru-guru di sekolah lain,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa DPRD siap mengawal agar pengembangan sekolah unggulan ini tidak melenceng dari tujuan awal, yakni memperkuat sistem pendidikan yang inklusif dan merata. 

“Kita ingin ini jadi mesin perubahan, bukan proyek eksklusif,” tutupnya. (ARD/Adv/DPRDSamarinda)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.