- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Rute Kapal Bontang-Mamuju Kembali Disuarakan Amir Tosina

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang Amir Tosina terus menyuarakan kapal rute Bontang-Mamuju untuk direalisasikan.
Amir Tosina mengatakan, rute penyeberangan itu sangat dibutuhkan masyarakat. Terutama bagi warga Mamuju yang bermukim di Kota Bontang.
Dia pun kembali mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan kapal rute Bontang-Mamuju.
Baca Lainnya :
- DPRD Dorong Bekas Gedung Uji KIR di Loktuan Dimanfaatkan jadi Sekolah TK0
- APBD Bontang 2024 Disahkan Sebesar Rp 2,1 Triliun0
- Bedah Rumah Salah Sasaran, BW Minta Pemerintah Selektif 0
- Baharuddin Muin Paparkan Hasil Reses di Paser dan PPU dalam Paripurna ke-43 Digelar0
- Sutomo Jabir Dorong Peningkatan Kesejahteraan Guru0
Amir menilai, kapal Bontang-Mamuju lebih efisien untuk warga Bontang. Pasalnya, selama ini, warga Mamuju uang ingin menyeberang harus jauh-jauh ke Kota Samarinda dan Balikpapan.
Dia menyampaikan, masyarakat Mamuju yang tinggal di Bontang selalu mempertanyakan realisasi Pemkot perihal kapal penyeberangan ini.
Amir Tosina yang juga Ketua Kerukunan Keluar Mamuju mengatakan, sejauh ini, warga Mamuju yang mau pulang kampung dan sebaliknya terpaksa menggunakan kapal rute Samarinda dan Balikpapan.
“Jadi masyarakat tidak perlu lagi mulai penyebrangan dari Samarinda maupun Balikpapan, dari Bontang saja pun sudah bisa,” jelasnya, Senin (27/11/2023).
Selain yang warga Bontang, warga Kutai Timur juga saperti Sangatta, Bengalon, Sangkulirang, daerah dapat menggunakan rute ini, sehingga tak perlu lagi jauh-jauh melakukan perjalanan jika ingin pulang kampung.
“Bisa membantu untuk masyarakat yang ingin mudik tanpa menempuh perjalanan yang panjang misalnya ke Samarinda atau Balikpapan,” ucapnya.
Sementara, Wali Kota Bontang, Basri Rase mengaku akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Saat itu juga, dia langsung menyampaikan ke Sekretaris Daerah, Aji Erlynawati untuk berkoordinasi dengan semua pihak. “Nanti Bu Sekda tolong dikordinasikan,” ujar Basri. (*)










.jpg)
