- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Rusia Siap Bantu Pembangunan IKN di Kalimantan Timur

ANALOGNEWS.id - Rusia bersedia membantu Indonesia membangun Ibu Kota Negara atau IKN yang diproyeksikan di Kalimantan Timur. Kesiapan itu terungkap setelah Menteri Pengembangan Ekonomi Rusia Maxim Reshetnikov bertemu dengan Menteri Perdagangan Indonesia Muhammad Lutfi di sela-sela Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik atau APEC di Thailand pada Minggu, 22 Mei 2022.
"Kami bersedia membagi pengalaman dan teknologi Rusia untuk merealisasikan rencana Pemerintah Indonesia membangun ibu kota baru di KalTim," kata Maxim Reshetnikov seperti dikutip Kedutaan Besar Rusia di Jakarta melalui Twitter, Selasa 24 Mei 2022.
Reshetnikov mencatat, pada tahun 2021 perdagangan bilateral Rusia-Indonesia naik 40,6 persen dan mencapai US$ 3,3 miliar. Adapun dalam pernyataan di Twitter itu tidak disampaikan rincian rencana bantuan yang akan diberikan Rusia.
Baca Lainnya :
- Jamin Ketersediaan, Mendag Rilis Permen Tata Kelola Minyak Goreng Curah0
- Diajak Totti Gabung Roma, Begini Respon Dybala0
- Arab Saudi Tegaskan Posisinya Atas Normalisasi dengan Israel0
- Ternyata Cappuccino Bukan Resep Olahan Kopi Asli Italia0
- Masa Jabatan Kades Jadi 10 Tahun Didukung Mendes PTT0
Dalam pertemuan kemarin, kedua belah pihak juga membahas kemungkinan peningkatan kerja sama bilateral di bidang pertanian, energi dan pariwisata.
Selain itu, Reshetnikov juga menyatakan pihak Rusia akan memberikan semua dukungannya untuk menyukseskan acara G20. Indonesia saat ini menjadi tuan rumah forum ekonomi G20, yang acara puncaknya akan digelar di Bali, November 2022.
Kerja sama yang terjalin di antara Indonesia dan Rusia belum terpengaruh sejauh ini oleh ketegangan yang terjadi di perbatasan Rusia dengan Ukraina. Walau beberapa kali menyerukan hentikan perang, Indonesia menegaskan sikap netralnya untuk tidak menjatuhkan sanksi ekonomi ke Rusia, layaknya negara Barat.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, sebelumnya mengkonfirmasi rencana pembelian minyak Rusia oleh Pemerintah Indonesia. Dia menyebutkan pada pertengahan April kemarin, sudah ada kontak yang terjalin antara Indonesia dan Rusia ihwal rencana ini, namun perbincangannya masih terlalu dini.
Presiden RI Joko Widodo juga memutuskan masih mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin ke KTT G20 di Bali akhir tahun nanti. Walau, sejumlah negara Barat mendesak untuk mengeluarkan Rusia dari forum.










.jpg)
