Peringati Hari Mangrove Sedunia, DLH Bontang Ajak Masyarakat Jaga Mangrove

By Redaksi 28 Jul 2022, 11:14:15 WIB Daerah
Peringati Hari Mangrove Sedunia, DLH Bontang Ajak Masyarakat Jaga Mangrove

Keterangan Gambar : Proses penanaman mangrove di Kelurahan Gunung Elai, Kota Bontang (Amril)


ANALOGNEWS.id - Memperingati hari Mangrove Internasional, Selasa 26 Juli 2022, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang ajak masyarakat menjaga kelestarian mangrove.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bontang Heru Triatmojo mengatakan pohon mangrove mempunyai peran yang sangat penting dalam keberlangsungan hidup manusia.

Selain dapat mencegah terjadinya abrasi dan menjaga ekosistem lingkungan terutama di daerah pesisir, mangrove juga mempunyai nilai ekonomi dengan mengolah buahnya menjadi olahan makanan dan minuman.

Baca Lainnya :

"Maka dari itu mari kita menjaga mangrove agar tetap lestari demi bumi yang lebih baik kedepannya," kata Heru.

Mangrove adalah tumbuhan yang tidak mengenal musim. Dia menyebut, mangrove akan tetap tumbuh meskipun kemarau atau musim penghujan.

Kata dia, Pohon yang selalu terlihat hijau ini merupakan pohon yang menjadi gudang besar yang dapat menyerap dan menyimpan karbon. "Dan pohon ini merupakan rumah ayang nyaman bagi satwa," ujarnya.

Hari Mangrove Sedunia atau International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem, diadopsi oleh Konferensi Umum UNESCO pada tahun 2015 dan dirayakan setiap tahun pada tanggal 26 Juli. 

Tujuan peringatan hari mangrove ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ekosistem mangrove dan memberikan solusi akan pengelolaan dan konservasi yang berkelanjutan.

Indonesia sebagai negara maritim dengan dua per tiga luas wilayahnya adalah lautan, memiliki hutan mangrove terbesar di dunia. Luas hutan mangrove Indonesia sebesar 3,31 juta hektar merupakan 20% dari total luas mangrove di dunia. Namun teridentifikasi 600.000 hektar diantaranya kritis.

Hutan mangrove selain menghasilkan berbagai komoditas perikanan dan kehutanan, juga berperan untuk mencegah abrasi pantai, menstabilkan daerah pesisir, menyaring limbah secara alami, mencegah intrusi air laut, sebagai habitat dan tempat pemijahan beberapa jenis satwa yang tinggal di wilayah mangrove. (Ar/An)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.