- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Penyediaan Pupuk Subsidi Tingkatkan Produktivitas Petani
.jpg)
Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun hingga saat ini terus konsisten mendorong pengembangan sektor pertanian.
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun hingga saat ini terus konsisten mendorong pengembangan sektor pertanian. Dia mengharapkan supaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dapat menyediakan regulasi tentang penyediaan pupuk subsidi.
Samsun mengungkapkan langkah yang sangat dimungkinkan untuk dilakukan mengenai pendistribusian pupuk kepada para petani di Kaltim untuk meningkatkan produktifitas produksi pertanian.
"Pendistribusian pupuk bersubsidi hal yang paling memungkinkan kita lakukan dalam upaya peningkatan produktifitas, pupuk subsidi sangat sulit didapatkan oleh petani, coba pemerintah mulai memikirkan hal itu," ucapnya, Minggu (5/3/2023).
Baca Lainnya :
- Realisasi Pembangunan Bendungan Telake Berpotensi Tingkatkan Program Pertanian0
- Komisi III Belum Terima Hasil Fasilitasi Kemendagri Terhadap Pencabutan Dua Perda0
- Pengesahan RTRW Kaltim Dijadwalkan Pertengahan Maret 20230
- Lahan Pertanian Menjadi Lebih Luas di Dokumen RTRW Terbaru0
- Tambang Pasir di Kubar Rugikan Para Nelayan0
Menurutnya mengenai hal itu Pemprov Kaltim dinilai sangat mampu dari segi kekuatan anggaran, apabila Pemerintah Pusat tidak menurunkan program pupuk bersubsidi, Pemprov Kaltim dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp17,2 triliun bisa merealisasikan program penyaluran pupuk bersubsidi.
"Kalau Pemerintah Pusat tidak bisa memberikan program pupuk bersubsidi pemprov mampu kok memberikan pupuk subsidi, anggaran kita besar kok, kenapa tidak bisa?" Jelasnya.
Terlebih mengenai penyaluran distribusi yang tepat sasaran juga mesti dijamin oleh Pemprov Kaltim agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya guna mendukung peningkatan produktifitas pertanian. "Itu yang paling tepat jika kita mau konsen dalam upaya peningkatan itu," tutupnya. (Ar/Adv)










.jpg)
