- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Penurunan Pajak Kendaraan Bermotor, Vananzda : Strategi Untuk Tingkatkan Kepatuhan

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Samarinda, Ahmad Vananzda. (Foto : ARD)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Kalimantan Timur (Kaltim) ditetapkan sebagai daerah dengan Tarif Pajak Kendaraan Bermotor terendah di Indonesia. Wakil Ketua DPRD Samarinda, Ahmad Vananzda menyebut ini sebagai strategi dari pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Kaltim, khususnya Kota Samarinda untuk dapat membayar pajak kendaraan.
Strategi ini ditujukan kepada pengguna kendaraan bermotor yang sudah lama menunggak untuk membayar pajak. Dengan penurunan ini, besar harapannya masyarakat bisa sadar dan segera membayar pajak kendaraannya.
"Itu strategi sebetulnya. Strategi pemerintah untuk orang-orang tertentu yang mungkin pajak kendaraannya sudah lama nda dibayar berapa tahun dan sebagainya dan dengan penurunan itu mereka punya motivasi untuk membayar," jelasnya.
Baca Lainnya :
- Soal Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, Andriansyah Beri Penjelasan0
- Minim Dukungan Pemerintah, Tim Balap Motor Bontang Kebingungan Cari Tempat Latihan0
- Pemkot Bontang & Jaksa Pengacara Negara Tak Terkalahkan! 21 Perkara Hukum Tuntas di 20240
- What is smm panel n1 ??0
- Tindaklanjuti Penertiban Pom Mini di Samarinda, Samri Akan Panggil Satpol PP0
Vanandza sapaan akrabnya, menilai bahwa masyarakat enggan membayar pajak karena tarif yang diberikan oleh pemerintah terlalu tinggi sehingga membuat masyarakat terus menunda membayar pajak dan akhirnya menunggak beberapa waktu.
Menurutnya penurunan ini mampu memotivasi masyarakat untuk membayar pajak dan memiliki kemungkinan besar untuk meningkatkan presentasi kuantitatif masyarakat yang akan membayar pajak. Hal ini mungkin terjadi karena ia menduga bahwa alasan masyarakat enggan membayar pajak adalah karena tingginya tarif yang diberikan.
"Hal ini akan berdampak signifikan untuk PAD dan bisa dijadikan sebagai strategi pemerintah untuk menambah PAD Kota Samarinda," terang Vananzda.
"Dengan adanya hal itu saya pikir masyarakat akan antusias. Atau kalau perlu ditambahkan lagi dengan pemutihan malah mereka tambah senang lagi," pungkasnya. (ARD/Adv/DPRDSamarinda)










.jpg)
