- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pemilik Toko Tewas dalam Perampokan di Kaubun, Ketua DPRD Joni Prihatin dan Serukan Peningkatan Keam

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kutai Timur, Joni
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Sebuah tragedi menggegerkan Desa Bumi Etam, Sp1, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur pada Minggu malam (15/07/2024).
Seorang pemilik toko tewas mengenaskan dalam aksi perampokan yang terjadi sekitar pukul 23.10 Wita. Peristiwa ini mengejutkan masyarakat dan memicu kepedulian berbagai pihak.
Ketua DPRD Kutai Timur, Joni, dengan tegas menyatakan rasa prihatin dan empatinya terhadap insiden tersebut. “Peristiwa ini sangat memprihatinkan, terutama karena terjadi di daerah kita sendiri,” ujarnya dalam pernyataan kepada media.
Baca Lainnya :
- Agusriansyah Ridwan Pastikan Raperda Usulan Pemerintah dan DPRD Telah Terverifikasi dengan Baik0
- Dewan Kritik Progres Lamban Pembangunan Jembatan di Kecamatan Telen0
- Yan Ipui Dorong Pelatihan untuk Petani di Kutai Timur0
- Kadis DPM-PTSP Bontang: Pemohon Izin Usaha Modern Butuh Rekomendasi Dinas Terkait0
- Izin Usaha Toko Modern DPM-PTSP Bontang dan Masa Berlaku0
Ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat dan meningkatkan patroli keamanan oleh pihak berwenang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Joni mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan kegiatan mencurigakan kepada pihak keamanan. Ia juga meminta pihak kepolisian untuk meningkatkan intensitas patroli dan mempercepat proses penyelidikan. “Masyarakat harus lebih berhati-hati, dan pihak berwenang harus giat dalam patroli untuk memastikan keamanan,” tambahnya.
Saat ini, kepolisian setempat sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dari perampokan berdarah ini. “Polisi masih mengumpulkan bukti dan mencari saksi mata untuk mengungkap kejadian ini secara menyeluruh,” jelas Joni.
Joni juga menegaskan pentingnya kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. “Kami meminta semua pihak untuk bekerja sama, memperkuat upaya menjaga ketertiban, dan melakukan patroli rutin serta komunikasi yang baik untuk meminimalisir tindak kriminal,” tandasnya. (Adv)

Views: 881










.jpg)
