- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Kukar Manfaatkan Data Regsosek untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

ANALOGNEWS.id, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berencana memaksimalkan penggunaan data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) untuk mengurangi angka kemiskinan di daerahnya.
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kukar, Ahyani Fadianur Diani, menyampaikan hal ini setelah menghadiri peluncuran Kolaborasi Pemanfaatan Sistem Satu Data Regsosek Menuju Indonesia Emas 2045 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Kamis (20/6/2024).
Ahyani menjelaskan bahwa sistem satu data Regsosek ini inovatif dalam mendukung perencanaan dan penganggaran berbasis bukti untuk mengatasi berbagai isu sosial. Dengan perbaikan data, bantuan sosial diharapkan lebih tepat sasaran dan dapat mempercepat pengentasan kemiskinan di Kukar dan daerah lainnya.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kutai Kartanegara Ubah Lahan Eks Tambang Jadi Ladang Jagung Hibrida0
- Bupati Kukar Selenggarakan Seleksi Pejabat dengan Tes Mengaji, Berikan Sentuhan Religius pada Pemeri0
- Agus Haris Daftar Calon Wali Kota ke PSI Bontang0
- Bupati Kukar Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Jahab0
- Kukar Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik di Kalimantan0
"Dengan satu data Regsosek, data yang ada di daerah akan mudah diakses di mana saja. Mudah-mudahan dengan kolaborasi ini, kita bisa mengentaskan kemiskinan secepatnya," ujar Ahyani.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa, menambahkan bahwa Presiden Joko Widodo meminta data Regsosek dapat memperbaiki basis data Kelompok Penerima Manfaat (KPM) dari belanja sosial.
Data Regsosek juga akan digunakan untuk mencapai target dan sasaran Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045. (Adv)










.jpg)
