- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pemkab Kutai Kartanegara Ubah Lahan Eks Tambang Jadi Ladang Jagung Hibrida

ANALOGNEWS.id, TENGGARONG – Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong petani untuk aktif menanam. Terobosan terbaru adalah penanaman jagung hibrida di lahan eks tambang milik PT Kitadin, Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Sabtu (15/6/2024).
“Pemanfaatan lahan eks tambang harus direncanakan dengan baik, agar tidak dibiarkan begitu saja. Dengan demikian, kawasan tersebut bisa kembali produktif,” kata Edi, perwakilan dari Pemkab Kukar.
Edi juga mengucapkan terima kasih kepada PT Kitadin atas kerja sama mereka. Ia berharap program ini berhasil dan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain yang memiliki lahan bekas tambang yang tidak dimanfaatkan.
Baca Lainnya :
- Bupati Kukar Selenggarakan Seleksi Pejabat dengan Tes Mengaji, Berikan Sentuhan Religius pada Pemeri0
- Agus Haris Daftar Calon Wali Kota ke PSI Bontang0
- Bupati Kukar Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Jahab0
- Kukar Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik di Kalimantan0
- Bupati Kukar Targetkan Zero Stunting di 2024, Komitmen Penurunan Angka Stunting Diperkuat0
Boni, perwakilan PT Kitadin, menjelaskan bahwa perusahaan telah membuka lahan eks tambang seluas 100 hektare di Desa Embalut untuk ditanami jagung hibrida oleh kelompok tani. Sejauh ini, beberapa kelompok tani dari Desa Bangun Rejo, Desa Embalut, Desa Separi, dan Desa Kertabuana, yang melibatkan sekitar 200 petani, telah bergabung dalam program ini.
Dengan langkah ini, Pemkab Kukar dan PT Kitadin berharap dapat mengubah lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi sumber pangan baru yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. (Adv)










.jpg)
