- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Keterbatasan Jaringan Internet di Pelosok Kutai Timur Jadi Sorotan DPRD

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kutai Timur, Yan Ipui
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Masalah keterbatasan jaringan internet di daerah pelosok Kutai Timur (Kutim) kembali mencuat sebagai isu penting. Anggota DPRD Kutai Timur, Yan Ipui, menegaskan bahwa pemerintah perlu segera memberikan solusi konkret untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati akses internet yang merata.
Yan Ipui, yang merupakan politikus dari Partai Gerindra, menyatakan bahwa keterbatasan jaringan internet dan Wi-Fi di wilayah terpencil masih menjadi tantangan besar. “Pemerintah seharusnya tidak mengabaikan masalah ini. Semua sistem kerja di lintas organisasi perangkat daerah (OPD) bergantung pada jaringan internet untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti pengurusan data kependudukan yang seharusnya bisa dilakukan secara online tanpa harus ke kantor,” jelasnya saat diwawancarai media.
Dia mendorong agar pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutim, untuk mempercepat penyelesaian masalah keterbatasan jaringan di pelosok. “Kerja sama ini penting untuk memastikan bahwa akses internet bisa diperluas ke seluruh wilayah, terutama yang belum terjangkau,” tambahnya.
Baca Lainnya :
- Pemilik Toko Tewas dalam Perampokan di Kaubun, Ketua DPRD Joni Prihatin dan Serukan Peningkatan Keam0
- Agusriansyah Ridwan Pastikan Raperda Usulan Pemerintah dan DPRD Telah Terverifikasi dengan Baik0
- Dewan Kritik Progres Lamban Pembangunan Jembatan di Kecamatan Telen0
- Yan Ipui Dorong Pelatihan untuk Petani di Kutai Timur0
- Kadis DPM-PTSP Bontang: Pemohon Izin Usaha Modern Butuh Rekomendasi Dinas Terkait0
Yan Ipui juga menyoroti dampak keterbatasan internet terhadap sektor pendidikan. “Para pelajar saat ini banyak yang mengandalkan sistem pembelajaran online dan digital. Untuk mendukung mutu dan kualitas pendidikan, pemerataan akses internet harus segera diprioritaskan,” imbuhnya.
Ia menegaskan bahwa dengan dukungan teknologi yang memadai, siswa-siswa di berbagai sekolah dapat meningkatkan kualitas pendidikan mereka. “Penting untuk segera mencari solusi agar anak-anak kita tidak ketinggalan dalam era digital yang semakin maju,” tegasnya.
DPRD Kutai Timur berharap agar langkah-langkah strategis segera diambil untuk mengatasi masalah ini, demi kesejahteraan dan kemajuan seluruh masyarakat di Kutai Timur. (Adv)

Views: 787










.jpg)
