- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Joni Dorong Penyaluran Daging Hewan Kurban Idul Adha Jangkau Warga Pedalaman

Keterangan Gambar : Foto: Ketua DPRD Kutai Timur, Joni. (int)
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Joni mendorong agar penyaluran daging hewan kurban perayaan Idul Adha 2024 dilakukan hingga daerah pedalaman.
Sebab, menurut politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut, beberapa tahun belakangan warga yang berada di pelosok sangat membutuhkan hewan kurban, akan tetapi dalam penyalurannya tidak menjangkau mereka.
“Sangat banyak daerah pedalaman yang membutuhkan daging hewan kurban. Mereka juga butuh untuk perayaan hari raya Idul Adha. Kami harap bisa fokus menjangkau penyalurannya,” ucap Joni kepada awak media belum lama ini.
Baca Lainnya :
- Peduli terhadap Pemenuhan Hak Anak, Dewan Berencana Gelar RDP dengan Instansi0
- Dewan Dukung Langkah Pemkab Kutim Menaikkan Status Sidrap menjadi Desa0
- Gara-gara Gaji 13, Polwan Bakar Suaminya yang Juga Polisi0
- Nasdem Usung Putra BJ Habibie Dalam Pilgub Jawa Barat 20240
- Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular: Penyebab Terbanyak Kematian0
Joni menjelaskan, salah satu kendala untuk menyalurkan daging hewan kurban bagi warga pedalaman, yakni sulit melintasi akses. Selain jauh, kerusakan jalan juga menjadi penghambat. Meski begitu, kata dia, pemerintah harus mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di pelosok.
“Mereka (warga pedalaman) bukan tidak ingin berkurban. Akan tetapi sulit mendapatkan hewan kurban maupun pembagian hasil hewan kurban. Semoga tahun ini bisa disalurkan secara merata,” katanya.
Ia menyebut, sumbangan daging kurban hanya terfokus di wilayah Kota Sangatta. Sementara warga yang berada di pedalaman, harus membeli hewan kurban, itu pun jika mampu. Joni menginginkan sumbangan daging kurban bisa dirasakan masyarakat yang membutuhkan di bagian pelosok.
“Yah, harapannya agar mereka yang berkurban ini bisa lebih bijak dalam menyalurkan hewan kurban. Dengan begitu, kita bisa memastikan bahwa semua masyarakat, terutama yang di pedalaman, bisa merasakan kebahagiaan Idul Adha,” harapnya. (Adv)

Views: 814










.jpg)
