- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Jhon Kenedy Minta Program Seragam Sekolah Gratis Harus Berlanjut

Keterangan Gambar : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jhon Kenedy. (*)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jhon Kenedy, menegaskan pentingnya kelanjutan program seragam sekolah gratis untuk siswa di daerah tersebut. Saat ini, program tersebut masih dalam tahap evaluasi, yang diharapkan dapat memperbaiki dan menyempurnakan pelaksanaan program seragam gratis di PPU.
Menurut Jhon, program seragam sekolah gratis adalah kebijakan yang sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
“Terkait seragam sekolah gratis, sebetulnya di Kabupaten PPU ini bukan menghilangkan, tetapi sedang mengevaluasi agar program ini lebih tepat sasaran dan efektif,” ungkapnya.
Baca Lainnya :
- Sujiati, Anggota DPRD PPU, Dorong Peran Perempuan dalam Perekonomian0
- Pemerintah Daerah Diminta Gencarkan Pemahaman Demokrasi di PPU0
- Wakil Ketua DPRD PPU Tekankan Persiapan Matang Sambut Kehadiran Ibu Kota Nusantara0
- Budi Sarwoto Minta Pemkab PPU Berikan Perhatian Terhadap Dunia Olahraga0
- Sosialisasi Wawasan Kebangsaan: Langkah Kecil Menuju Persatuan0
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten (Disdikpora) PPU saat ini bertanggung jawab untuk melakukan evaluasi terhadap penerima bantuan seragam sekolah gratis. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar menjangkau siswa yang membutuhkan dan tidak menimbulkan kesalahan dalam pendistribusiannya.
“Disdikpora sekarang mengevaluasi program seragam gratis dan akan dilaksanakan lagi ke masyarakat,” imbuhnya.
Jhon Kenedy menambahkan bahwa program seragam sekolah gratis ini merupakan salah satu program unggulan pemerintah daerah yang menyasar siswa dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan bagi orang tua siswa.
“Program ini sangat penting untuk mendukung pendidikan anak-anak kita dan mengurangi kesenjangan pendidikan,” jelasnya.
Namun, Jhon juga mencatat adanya beberapa kendala yang dihadapi saat pelaksanaan program seragam gratis. Ia mengungkapkan bahwa saat pemberian baju seragam sekolah gratis sebelumnya, banyak orang tua siswa yang kebingungan karena tidak adanya standar yang jelas mengenai jenis dan ukuran seragam yang diberikan.
“Kemarin, Disdikpora melakukan pemberian baju seragam sekolah gratis kepada siswa yang tidak mampu melalui dana BOS, tetapi begitu diterapkan, malah balik bertanya lantaran tidak mempunyai standarnya,” ungkapnya.
Menyikapi masalah ini, Jhon Kenedy mendorong Disdikpora untuk menetapkan standar yang jelas mengenai seragam sekolah gratis, termasuk ukuran dan jenisnya. Ia berharap bahwa ke depan, program seragam gratis ini dapat dilaksanakan dengan lebih baik dan terencana, sehingga tidak ada lagi kendala yang muncul di lapangan.
Dengan harapan program seragam sekolah gratis ini dapat dilanjutkan, Jhon Kenedy berharap pemerintah daerah PPU dapat terus berkomitmen dalam memberikan pendidikan yang lebih baik dan terjangkau bagi seluruh siswa.
“Kami ingin memastikan bahwa semua anak di PPU memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” pungkasnya. (Adv)










.jpg)
