- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
HKN ke-60 di Bontang: Momentum Transformasi Kesehatan Menuju Indonesia Emas 2045

Keterangan Gambar : HKN ke-60 di Bontang: Momentum Transformasi Kesehatan Menuju Indonesia Emas 2045.
ANALOGNEWS.id, BONTANG – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 di Kota Bontang berlangsung khidmat di halaman Kantor Dinas Penanaman Modal dan PTSP Bontang, Jalan Awang Long. Upacara ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlynawati, yang sekaligus membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI.
Dalam sambutannya, Aji Erlynawati menyoroti pencapaian Indonesia yang berhasil kembali masuk ke kelompok negara berpendapatan menengah atas setelah melalui masa sulit pandemi Covid-19.
“Keberhasilan ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh dan pantang menyerah. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Kita perlu terus menantang diri untuk menjadi lebih baik demi masa depan bangsa,” ujar Aji.
Baca Lainnya :
- Dorong Partisipasi Politik, Afif Rayhan Ajak Mahasiswa Terlibat dalam Penentuan Arah Masa Depan Bang0
- Membangun Pariwisata Kaltim, Tantangan dan Peluang di Tengah Keindahan Alam0
- Menguatkan UMKM Kaltim, Kunci Kemajuan Ekonomi Daerah yang Mandiri0
- Mencegah Stunting, Andi Satya Ajak Pemerintah Fokus pada Gizi Ibu Hamil di Kaltim0
- Budianto Bulang Usulkan Pembangunan Sirkuit Permanen untuk Menangkal Balap Liar0
Aji juga menekankan pentingnya memanfaatkan bonus demografi yang tengah dialami Indonesia untuk mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045. Ia menyebut, periode ini adalah peluang langka yang harus dimanfaatkan sebagai pijakan menuju negara berpendapatan tinggi.
“Untuk mencapai visi tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai 2025 harus berada di kisaran 6% hingga 7% secara berkelanjutan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Aji memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Terima kasih kepada tenaga medis, tenaga kesehatan, LSM, swasta, media, akademisi, pegawai pemerintah, serta para kader kesehatan atas perjuangan tanpa lelah. Perjuangan kita belum selesai,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang, Bahtiar Mabe, menegaskan bahwa transformasi kesehatan adalah pilar penting untuk mendukung Indonesia menjadi negara maju. Ia mengingatkan tiga prioritas program kesehatan nasional yang telah ditetapkan Presiden, yaitu, pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus Tuberkulosis (TB), dan pembangunan rumah sakit berkualitas di daerah terpencil dan tertinggal.
“Kesehatan masyarakat yang merata adalah kunci bagi keberhasilan transformasi ini,” kata Bahtiar.
Sebagai penutup acara, penghargaan diberikan kepada perusahaan dan kader kesehatan berprestasi atas kontribusi mereka dalam dunia kesehatan. Peringatan HKN ke-60 ini tidak hanya menjadi momen refleksi, tetapi juga titik tolak semangat untuk terus berinovasi demi Indonesia yang lebih sehat dan maju.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen, Bontang terus mendukung langkah transformasi kesehatan nasional untuk mewujudkan masa depan gemilang bagi seluruh rakyat Indonesia. (Adv)










.jpg)
