- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Haryono Dorong Pemkab PPU Tingkatkan Program Penanganan Stunting

Keterangan Gambar : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Haryono. (*)
ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Haryono, menegaskan pentingnya pemerintah daerah untuk aktif dalam penanggulangan stunting di masyarakat.
Dia menyatakan bahwa penanganan stunting bukan sekadar soal pemenuhan gizi, melainkan juga memerlukan perhatian pada aspek infrastruktur, seperti sanitasi dan penyediaan air bersih yang dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi warga.
Menurutnya, pendekatan yang holistik sangat penting untuk mengatasi masalah stunting yang menjadi perhatian nasional ini. Haryono mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya angka stunting di PPU.
Baca Lainnya :
- Jhon Kenedy Minta Bantuan Infrastruktur untuk PPU0
- DPRD PPU Dorong Swasembada Pangan untuk Dukung Kebutuhan Ibu Kota Nusantara0
- DPRD PPU Dorong Pemda Atasi Kekurangan Tenaga Medis di RSUD Sepaku0
- DPRD PPU Dorong Sinergi Pemerintah Desa dan DPMD untuk Pengelolaan Dana Desa yang Optimal0
- Jhon Kenedy Minta Pemerintah PPU Rutin Rawat Aset Daerah0
"Kondisi ini perlu ditangani secara komprehensif, tidak hanya melalui program gizi, tetapi juga dengan memperbaiki infrastruktur yang mendukung kesehatan masyarakat," ujarnya.
Haryono juga menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya menjadi isu lokal, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Dia mengajak semua pihak untuk menyatukan langkah dalam upaya mengurangi prevalensi stunting di PPU.
"Ini adalah program nasional yang memerlukan dukungan dari pemerintah daerah untuk pelaksanaannya," tambahnya.
Dia juga berharap agar pihak eksekutif, dalam hal ini pemerintah daerah PPU, mampu memberikan perhatian yang lebih besar terhadap penanganan masalah ini. Menurut Haryono, keterlibatan aktif pemerintah daerah sangat penting untuk menciptakan solusi yang tepat dan berkelanjutan.
"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan kuat," pungkasnya. (Adv)










.jpg)
