- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Festival Kuliner Kue Tetu, Amir: Semoga jadi Agenda Tahunan
.jpg)
Keterangan Gambar : Festival Kuliner Kue Tetu Khas Sulawesi Barat dalam rangka memeriahkan HUT Kota Bontang yang ke 24 bertempat di Halaman Kantor Kecamatan Bontang Selatan, Rabu ( 15/11/2023)
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Pemerintah Kota Bontang terus mengembangkan potensi wisata yang ada di Kota Taman. Selain wisata bahari, kali ini, Pemkot Bontang juga gencar memperkenalkan wisata kuliner.
Pemkot Bontang melalui Kecamatan Bontang Selatan menggelar Festival Kuliner Kue Tetu Khas Sulawesi Barat dalam rangka memeriahkan HUT Kota Bontang yang ke 24 bertempat di Halaman Kantor Kecamatan Bontang Selatan, Rabu (15/11/2023) lalu.
"Tujuan Kegiatan ini selain ajang promosi wisata kuliner di Kota Bontang, juga untuk memperkenalkan kuliner khas daerah Sulawesi Barat," kata Wali Kota Bontang Basti Rase saat membuka festival.
Baca Lainnya :
- Pekerja Proyek Pembangunan Terminal Tak Pakai APD, DPRD akan Sanksi Pengawas0
- Longsor di RT 53 Berbas Tengah, Amir Minta Pemerintah Segera Turun Tangan0
- Daya Serap Anggaran Minim, Salehuddin Dorong Disdikbud Kelolah Program dengan Baik0
- Keluhan Warga Terkendala Regulasi, Amir Tosina Minta Peralihan Aset Digenjot0
- Wacana Pelepasan Kembali Buaya Riska Tuai Polemik0
Basri Rase mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan terhadap ragam kuliner tradisional yang harus terus dilestarikan.
Dia berharap, adanya festival ini dapat mengingatkan kembali kepada warga betapa pentingnya makanan khas daerah, salah satunya dari Sulawesi Barat untuk bisa diproduksi dan dinikmati masyarakat. Oleh karena itu makanan tradisional tidak boleh kalah dengan makanan siap saji yang saat ini sedang menjamur
Festival kuliner yang juga merupakan bagian dari agenda 77 event ini mendapat apresiasi Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina. Menurutnya, pelaksanaan tersebut menjadi ajang bagi kerukunan keluarga Sulawesi Barat untuk menyajikan makanan-makanan khas.
“Terima kasih kepada pemerintah Kota Bontang sudah diberikan kesempatan dan acara ini dikemas dengan baik,” ungkap Amir.
Amir yang juga Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Barat itu berharap kegiatan ini tidak hanya sampai disini saja melainkan akan ada event-event nusantara dari berbagai kerukunan yang ada di Bontang. “Harapannya ini bisa menjadi agenda rutin,” harapnya.
Untuk diketahui, sebanyak 2.000 kue yetu disajikan dalam festival tersebut. Tak hanya itu masih ada beberapa makanan khas Sulawesi Barat yang dihidangkan, seperti Kalumpang, Buras, Sambel Ikan Teri, Bajabuk dari bahan dasar ikan dan lainnya. (*)










.jpg)
