- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
DPRD Kaltim Dukung Program Jospol untuk Guru dan Penjaga Rumah Ibadah

Keterangan Gambar : Foto Bersama setelah Kegiatan (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Mewakili pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Anggota DPRD La Ode Nasir bersama Andi Faisal Assegaf dan Baharuddin Muin menghadiri acara penyerahan penghargaan Jospol oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (17/9/2025).
Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian kunjungan kerja Gubernur di wilayah selatan Kaltim. Dalam sambutannya, Rudy Mas’ud menegaskan bahwa Program Jospol merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap pengabdian guru, marbot, dan penjaga rumah ibadah lintas agama.
Pada kesempatan tersebut, insentif diserahkan kepada 2.388 guru honorer di Balikpapan, baik sekolah negeri maupun swasta. Masing-masing guru menerima Rp500 ribu per bulan selama enam bulan, terhitung Juli hingga Desember 2025.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Apresiasi Peluncuran Aplikasi SIMPATOR GEMAS0
- Banmus DPRD Kaltim Revisi Agenda Paripurna0
- DPRD Kaltim Dukung City Branding Gerbang Nusantara PPU0
- DPRD Kaltim Dukung Insentif Jospol untuk Guru Non-ASN0
- Firnadi Ikhsan: Partisipasi Masyarakat Kunci Tekan Tambang Ilegal0
Rudy menekankan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan Kaltim. Menurutnya, pendidikan adalah kunci memutus rantai kemiskinan sekaligus membuka jalan menuju kemajuan daerah. Program Jospol disebut sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap tenaga pendidik yang telah mengabdi dengan tulus.
DPRD Kaltim menyambut baik program ini sebagai langkah konkret memperkuat pendidikan sekaligus mempererat hubungan antarumat beragama. La Ode Nasir menilai, Jospol bukan hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat fondasi sosial masyarakat yang majemuk dan inklusif.
“Kami mendukung penuh program ini. Ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan penghargaan atas dedikasi guru honorer, marbot, dan penjaga rumah ibadah yang selama ini menjadi garda terdepan membina generasi dan menjaga harmoni sosial,” tegas La Ode.
Ia menambahkan, pendidikan dan kehidupan beragama yang rukun adalah dua pilar utama pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan. Kehadiran DPRD Kaltim pada kegiatan ini mencerminkan sinergi eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
