- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
DPRD Kaltim Dukung Penuh Pelaksanaan Jospol di PPU

Keterangan Gambar : Program Jospol yang digulirkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendapat dukungan penuh dari DPRD Kaltim. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Program Jospol yang digulirkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendapat dukungan penuh dari DPRD Kaltim, khususnya dalam pelaksanaannya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (18/9/2025).
Melalui penyaluran insentif kepada 1.477 guru, serta penghargaan bagi marbot dan penjaga rumah ibadah lintas agama, program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat pendidikan karakter sekaligus meningkatkan kesejahteraan pendidik.
Anggota DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud, menegaskan bahwa Jospol bukan sekadar program bantuan, melainkan bentuk keberpihakan terhadap guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia. “Pendidikan karakter tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan terhadap kesejahteraan pendidik,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Sambut Kunjungan Komisi I, IX, dan XII DPR RI0
- DPRD Kaltim Dukung Program Jospol untuk Guru dan Penjaga Rumah Ibadah0
- DPRD Kaltim Apresiasi Peluncuran Aplikasi SIMPATOR GEMAS0
- Banmus DPRD Kaltim Revisi Agenda Paripurna0
- DPRD Kaltim Dukung City Branding Gerbang Nusantara PPU0
Ia menambahkan, insentif tersebut bukan sekadar angka, melainkan penghormatan atas dedikasi guru dalam membina karakter siswa di tengah tantangan zaman. “Guru bukan hanya pengajar, tetapi penentu masa depan Kaltim,” tegas politisi Golkar ini.
Senada, Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Muin menekankan pentingnya keberlanjutan program Jospol agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Kami akan mendorong agar program ini tidak hanya berlanjut, tetapi berkembang sesuai tantangan zaman. Pendidikan adalah investasi jangka panjang, dan guru adalah fondasinya,” ungkapnya.
Penyerahan insentif dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, dalam seremoni di SMP Negeri 21 Penajam. Total insentif yang disalurkan mencapai Rp 1,9 miliar. Selain guru, penghargaan juga diberikan kepada marbot dan penjaga rumah ibadah non-Muslim sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka menjaga nilai-nilai spiritual dan sosial di tengah masyarakat.
DPRD Kaltim menilai, pelaksanaan Jospol di PPU menjadi contoh nyata sinergi eksekutif dan legislatif dalam menghasilkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Dengan semangat kolaboratif, program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan yang berkarakter, inklusif, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kalimantan Timur. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
