DPM-PTSP Kota Bontang Terapkan Strategi Penawaran Investasi untuk Dorong Industri Pasca Migas

By Redaksi 01 Jul 2024, 08:55:35 WIB Pemkot Bontang
DPM-PTSP Kota Bontang Terapkan Strategi Penawaran Investasi untuk Dorong Industri Pasca Migas

Keterangan Gambar : Ilustrasi investasi


ANALOG NEWS - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang mengembangkan strategi khusus untuk menarik minat investor terhadap lahan-lahan investasi di wilayah tersebut.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memajukan industri Kota Bontang setelah masa kejayaan industri migas.

Kepala DPM-PTSP, Aspiannur, menyatakan bahwa pihaknya memiliki strategi utama dalam menawarkan investasi.

Baca Lainnya :

“Selain ramah investasi, kita juga harus gencar melakukan promosi,” ungkapnya.

Kolaborasi

Strategi pertama melibatkan kerjasama dengan pihak ketiga, yaitu beberapa perusahaan yang ada.

Sejumlah perusahaan telah mengurus perizinan untuk berinvestasi. Meski begitu pihaknya belum bisa memaparkan perusahaan mana saja yang terkait.

“Perusahaan menjadi partnership pemkot dalam mempromosikan dan memasarkan,” tambah Aspiannur.

Promosi Melalui Media Sosial

Strategi kedua adalah melalui media sosial. DPM-PTSP menggunakan enam platform media sosial, yaitu situs resmi DPM-PTSP, Facebook, Instagram, TikTok, YouTube, dan Podcast.

“Dari media tersebut, ada yang masih masuk dalam tahap perencanaan karena butuh pematangan seperti podcast,” jelas Aspiannur.

Dukungan dari DPM-PTSP Provinsi Kaltim

Strategi ketiga melibatkan kolaborasi dengan DPM-PTSP Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Kolaborasi ini bertujuan untuk secara bersama-sama memasarkan kawasan industri di Bontang Lestari.

Apalagi, Kota Bontang memiliki banyak potensi untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

Partisipasi dalam Pameran

Strategi keempat adalah melalui partisipasi dalam pameran dan expo berskala nasional.

Kota Bontang rutin menggelar expo lokal maupun nasional, dan DPM-PTSP berkomitmen untuk selalu mengikuti pameran tersebut. Tujuannya adalah memamerkan 18 jenis investasi yang ditawarkan.

“Besar harapan kami dari perusahaan yang sudah ada bisa membuka perusahaan-perusahan turunan, seperti pabrik soda ash yang diharapkan bisa buka pabrik baking soda juga,” tutup Aspiannur. (ADV)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.