- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPM-PTSP Bontang Ubah Nama Dokumen Rencana Laporan Pelabuhan Kawasan Industri
_(16)_12.jpg)
Keterangan Gambar : Ilustrasi
ANALOG NEWS - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Bontang akan mengganti nama dokumen rencana laporan pelabuhan kawasan industri untuk menghindari kesalahpahaman.
Kabid Penanaman Modal DPM-PTSP Bontang, Karel, menjelaskan bahwa laporan tersebut bukan untuk membuat pelabuhan, tetapi menekankan nilai ekonomis keberadaan pelabuhan di Bontang Lestari.
"Laporan ini akan memudahkan penawaran kepada investor," ungkapnya.
Baca Lainnya :
- DPM-PTSP Bontang Gelar Rapat Gabungan Bahas PT KIB0
- DPM-PTSP Bontang Komitmen Jalankan Maklumat Pelayanan0
- DPM-PTSP Bontang Bakal Pasang Videotron Gencarkan Promosi Investasi0
- Kepala DPMPTSP Bontang: Studi Kelayakan Pelabuhan Kawasan Industri Langkah Strategis untuk Perkuat E0
- Ekspose Laporan Pendahuluan Pre-Feasibility Study Penyusunan Pelabuhan Kawasan Industri0
Untuk menghindari miskonsepsi, DPM-PTSP akan mengubah penamaan laporan dengan menghilangkan kata "pelabuhan" setelah mempelajari FS milik Dishub.
Sebelumnya, dalam rapat lintas OPD di kantor DPM-PTSP Bontang, Kasi Angkutan Umum Dishub Bontang, Welly Sakius, mempertanyakan urgensi laporan tersebut karena Dishub sudah memiliki rencana pembangunan pelabuhan di Bontang Lestari, yang ditetapkan sebagai kawasan industri.
Welly khawatir akan terjadi tumpang tindih.










.jpg)
