- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
DP3AKB Bontang Matangkan Persiapan Puncak Hari Anak Nasional

Analognews.id, BONTANG – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang terus mematangkan persiapan pelaksanaan puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat evaluasi dan persiapan puncak HAN yang digelar di Ruang Rapat DP3AKB Kota Bontang, Senin (27/7/2026).
Rapat dipimpin langsung Kepala DP3AKB Kota Bontang, Bahtiar Mabe, dan dihadiri Sekretaris DP3AKB, para kepala bidang, Kasubbag Kepegawaian dan Umum, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan, serta jajaran pegawai DP3AKB.
Baca Lainnya :
Dalam rapat tersebut, jajaran DP3AKB mengevaluasi berbagai persiapan yang telah dilakukan sekaligus mematangkan kesiapan teknis menjelang pelaksanaan puncak HAN.
Bahtiar Mabe mengatakan, evaluasi diperlukan untuk memastikan seluruh kebutuhan kegiatan telah dipersiapkan dengan baik. Selain itu, koordinasi internal diperkuat agar setiap unsur yang terlibat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Persiapan terus kita matangkan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Setiap bagian harus memahami tugasnya masing-masing sehingga pelaksanaan di lapangan bisa lebih terkoordinasi,” ujar Bahtiar.
Menurutnya, kelancaran kegiatan tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis, tetapi juga pada kekompakan seluruh jajaran yang terlibat. Karena itu, setiap bidang diminta menjalankan tugas sesuai pembagian yang telah ditetapkan.
“Yang paling penting adalah koordinasi. Kita ingin seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan tertib dan memberikan pengalaman yang baik bagi anak-anak di Kota Bontang,” jelasnya.
Peringatan HAN menjadi momentum penting untuk kembali memperkuat komitmen pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam memenuhi, melindungi, serta menghormati hak-hak anak.
Bahtiar menegaskan, peringatan HAN tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Melalui Hari Anak Nasional, kita kembali meneguhkan komitmen bersama untuk memenuhi dan melindungi hak anak. Anak-anak harus mendapatkan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung mereka untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” pungkasnya.










.jpg)
