DP3AKB Bontang Gelar Pelayanan KB Gratis, 26 Warga Dapat Kontrasepsi

By Redaksi 26 Agu 2026, 21:51:55 WIB Pemkot Bontang
DP3AKB Bontang Gelar Pelayanan KB Gratis, 26 Warga Dapat Kontrasepsi

Analognews.id, BONTANG - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) Mobile Gratis dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Polkes Kodim Bontang, Selasa (26/8/2026), tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pelayanan KB sekaligus mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga.

Sekretaris DP3AKB Kota Bontang, Jamilah Sayuthi, mengatakan pelayanan KB gratis ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan kontrasepsi.

Baca Lainnya :

    “Pelayanan KB Mobile ini merupakan salah satu bentuk upaya kami untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin masyarakat mendapatkan akses KB dengan mudah dan sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Jamilah.

    Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 26 warga Bontang mendapatkan pelayanan kontrasepsi. Dari jumlah tersebut, 16 orang memilih metode kontrasepsi Intrauterine Device (IUD), tujuh orang menggunakan implan, dan dua orang mendapatkan pelayanan KB suntik.

    Jamilah menyebut pelayanan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengendalian penduduk, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang berkualitas dan sejahtera.

    Menurutnya, pemilihan metode kontrasepsi tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing akseptor. Karena itu, masyarakat diberikan kesempatan untuk berkonsultasi sebelum menentukan metode KB yang digunakan.

    Kegiatan pelayanan KB Mobile ini terlaksana melalui kolaborasi DP3AKB Kota Bontang dengan Polkes Kodim Bontang, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Bontang, Tim Penggerak PKK Kota Bontang, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bontang.

    “Kolaborasi ini penting karena pelayanan KB tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak. Dengan keterlibatan berbagai unsur, pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal,” jelas Jamilah.

    Ia berharap kegiatan serupa dapat terus mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya perencanaan keluarga, termasuk dalam menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak.

    “Harapannya masyarakat semakin sadar bahwa perencanaan keluarga merupakan bagian penting dalam membangun keluarga yang sehat, berkualitas dan sejahtera,” pungkasnya.




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    View all comments

    Write a comment

    Loading....


    Kanan - Iklan Sidebar

    Temukan juga kami di

    Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.