- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Dispora Kaltim Terapkan Sport Science dan Sport Intelligence untuk Persiapan Atlet Internasional

Analognews.id, Samarinda - Dispora Kaltim terus berupaya meningkatkan kualitas para atlet daerah dengan menerapkan pendekatan sport science dan sport intelligence dalam pembinaan atlet muda. Langkah ini bertujuan untuk mencetak atlet-atlet unggulan Kaltim yang siap bersaing di level internasional pada masa mendatang.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman, mengatakan bahwa penerapan sport science dan sport intelligence bukan hanya untuk target jangka pendek, tetapi juga sebagai persiapan untuk ajang olahraga besar seperti Asian Games, SEA Games, hingga Olimpiade.
Baca Lainnya :
- Kaltim Seleksi Atlet untuk FORNAS 2025 Melalui Kejurnas Kormi di Balikpapan0
- Dispora Kaltim Perkuat Pembinaan Atlet Muda melalui Kejuaraan Pencak Silat dan Karate0
- Pemuda Karang Taruna Kaltim Diharapkan Lebih Aktif Bangun Daerah0
- Kaltim Bertekad Tingkatkan Indeks Pembangunan Pemuda untuk Dukung IKN Nusantara0
- Optimalisasi Karang Taruna: Langkah Dispora Kaltim dalam Memajukan Pemuda di Daerah0
“Pendekatan sport science dan sport intelligence ini tidak hanya bertujuan untuk prestasi jangka pendek, tetapi lebih kepada pencapaian besar seperti Asian Games, SEA Games, hingga Olimpiade,” ucapnya saat ditemui, Senin (11/11/2024).
Menurut Rasman, sentuhan sport science dan sport intelligence sangat diperlukan bagi perkembangan atlet muda Kaltim. Program pembinaan ini juga dirancang untuk mempersiapkan para atlet menghadapi kompetisi internasional empat tahun ke depan.
“Pekan Olahraga Nasional (PON) memang menjadi tolok ukur awal, tetapi tujuan akhir pembinaan atlet Kaltim adalah mencapai prestasi di tingkat internasional, termasuk Asian Games, SEA Games dan bahkan Olimpiade,” tegasnya.
Rasman menambahkan, PON hanya sebagai batu loncatan bagi para atlet. Target utama adalah mempersiapkan mereka untuk berkompetisi di ajang internasional, di mana atlet-atlet Kaltim diharapkan bisa tampil dan meraih prestasi di panggung yang lebih besar.
“Prestasi nasional seperti PON hanyalah batu loncatan bagi atlet untuk bisa meraih panggung yang lebih besar di tingkat internasional,” tutupnya. (Adv).










.jpg)
