- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Kaltim Bertekad Tingkatkan Indeks Pembangunan Pemuda untuk Dukung IKN Nusantara

Analognews.id, Samarinda-Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Agus Hari Kesuma (AHK), mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kaltim berada di peringkat 17 dari 38 provinsi di Indonesia.
Pencapaian ini dianggap krusial, mengingat Kaltim akan menjadi penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga peningkatan IPP dinilai sangat penting.
Baca Lainnya :
- Optimalisasi Karang Taruna: Langkah Dispora Kaltim dalam Memajukan Pemuda di Daerah0
- Dispora Kaltim Jaring Atlet Sepak Bola Terbaik untuk Pra Popnas di Kendari0
- Alda, Pemuda Pelopor dari Tenggarong: Inspirasi di Bidang Pendidikan dan Keterampilan Menjahit0
- Minat Olahraga Masyarakat Kaltim Masih Rendah, Dispora Berupaya Meningkatkan Partisipasi0
- Program Kepemudaan Kaltim Harus Diselaraskan Dengan Program di Kabupaten Kota0
“Kita harus banyak kerja keras untuk meningkatkan IPP di Kaltim. Apalagi kita akan menjadi IKN. Kita harus punya SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” ujar Agus, sapaannya.
Agus menjelaskan bahwa IPP adalah indikator kualitas hidup pemuda yang dilihat dari enam aspek, yaitu pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi.
Pemerintah menargetkan IPP nasional mencapai angka 57,67 pada akhir tahun 2024.
“Kita harus meningkatkan semua domain IPP agar bisa mencapai target nasional,” jelasnya.
Dispora Kaltim saat ini tengah melakukan berbagai upaya untuk membangun kualitas pemuda di provinsi tersebut, salah satunya dengan melibatkan seluruh elemen terkait, termasuk akademisi, pemerintah, swasta, media, masyarakat, serta organisasi kepemudaan.
“Kita butuh sinergitas dan komitmen bersama dari berbagai pihak. Pemuda adalah subjek utama dalam pembangunan IPP,” tambahnya.
AHK berharap dengan peningkatan IPP, Kalimantan Timur dapat memanfaatkan peluang bonus demografi dan mencetak pemuda yang mampu menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas.
“Kita ingin mencetak SDM unggul yang memiliki daya saing tinggi, baik di kota maupun di desa. Kita ingin mereka bisa berkontribusi untuk kemajuan Kaltim dan Indonesia,” pungkasnya. (Adv)










.jpg)
