Dewan Dorong Fokus Pelatihan bagi Petani Lokal, Bukan Hanya ASN

By Redaksi 30 Agu 2024, 09:34:27 WIB DPRD Kutim
Dewan Dorong Fokus Pelatihan bagi Petani Lokal, Bukan Hanya ASN

ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR - Di tengah dinamika pembangunan Kutai Timur, muncul seruan penting dari Yan Ipui, anggota DPRD Kutai Timur, yang menyoroti kebutuhan mendesak akan pelatihan dan bimbingan teknis (Bimtek) bagi petani lokal.

Baginya, perhatian terhadap para petani seharusnya tidak kalah penting dibandingkan pelatihan yang selama ini lebih banyak difokuskan pada aparatur sipil negara (ASN).

“Saya perhatikan banyak ASN yang mengikuti Bimtek di luar daerah, sementara petani lokal, yang sebenarnya membutuhkan pelatihan, sering kali terabaikan,” ujar Yan Ipui dengan tegas.

Pernyataan ini mencerminkan kegelisahan yang dirasakannya atas ketimpangan perhatian antara para ASN dan petani lokal, yang justru menjadi ujung tombak dalam sektor pertanian.

Menurut Yan Ipui, pelatihan yang diberikan kepada para petani memiliki dampak yang sangat signifikan. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang tepat, petani lokal akan mampu mengelola lahan mereka dengan lebih efisien dan produktif. Hal ini, pada akhirnya, akan mendongkrak kesejahteraan mereka serta meningkatkan kualitas hasil pertanian di Kutai Timur.

“Pemerintah seharusnya memberikan upaya konkret untuk mendukung petani. Kita tidak bisa membiarkan mereka tanpa pelatihan dan bimbingan yang memadai,” lanjutnya, menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan petani mendapat pelatihan yang tepat sasaran.

Menurut Yan, peningkatan keterampilan dalam bercocok tanam bukan hanya soal meningkatkan produksi, tetapi juga memberdayakan petani untuk bisa bersaing dengan daerah lain.

Sebagai politikus dari Partai Gerindra, Yan Ipui tidak segan untuk mengkritisi kebijakan pelatihan ASN yang sering kali dilakukan di luar daerah dengan biaya yang besar. Ia mempertanyakan efektivitas pelatihan tersebut dan mengusulkan agar sumber daya yang ada lebih difokuskan pada pelatihan bagi masyarakat lokal, khususnya para petani yang membutuhkan perhatian dan dukungan lebih besar.

“Pelatihan ini penting untuk memberikan bekal kepada para petani, menunjukkan bahwa kita peduli terhadap mereka. Sebaliknya, pelatihan ASN yang sering diadakan di luar daerah menghabiskan biaya besar dan belum tentu memberikan hasil yang maksimal,” pungkas Yan Ipui, menutup pernyataannya dengan harapan agar pemerintah lebih bijak dalam menetapkan prioritas pembangunan daerah.

Dengan seruan yang dilontarkan oleh Yan Ipui, diharapkan pemerintah Kutai Timur akan lebih serius dalam memberdayakan petani lokal, sehingga mereka tidak hanya menjadi penonton di tengah arus pembangunan, tetapi juga aktor utama yang memajukan perekonomian daerah. (Adv)

Baca Lainnya :



Views: 429




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.