- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Basri Rase: Program Stimulan RT Bontang, Upaya Implementasi Ekonomi Hijau

Keterangan Gambar : Wali Kota Bontang, Basri Rase saat menggelar rapat Program Stimulan RT
ANALOG NEWS - Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Pemerintah Kota Bontang berencana mulai mengimplementasikan ekonomi hijau melalui Program Stimulan RT melalui Sosialisasi Program Stimulan RT Pengembangan Budidaya Peternakan Kambing dan Domba yang digelar di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Jumat (17/5/2024).
"Pak Jokowi ingin ada ciri khas di suatu daerah," terang Wali Kota Bontang Basri Rase.Diperubahan ini, lanjutnya, akan mulai membagi kerjasama kelompok swadaya. Bontang sudah terkenal dengan industri, yakni industri petrokimia, tapi belum ada jenis usaha yang bisa memberikan kemandirian bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Wakil Wali Kota Bontang Apresiasi TK IT Yabis Bentuk Generasi Qurani0
- Terima Kunjungan Manajemen Badak LNG, Basri: Buka Peluang Pengembangan Baru0
- Sekda Bontang Dorong Peningkatan PAD0
- Basri Rase: Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Atasi Kemiskinan0
- Wakil Wali Kota Bontang Pimpin Rakor Percepatan Stunting0
"Berbagai cara sudah saya lakukan. Maka saya ingin di tahun depan setiap kelurahan mendeklarasikan satu program unggulan. Seperti di Kelurahan Satimpo kemarin, saya minta jadikan sebagai Kampung Madu," ujarnya.
Anggaran Program Stimulan RT ini nilainya dari Rp 50-250 juta, tapi menurut Wali Kota masih banyak yang belum memaksimalkan program tersebut.
"Masih banyak yang belum paham, karena dikiranya hanya dalam bentuk fisik, padahal urban farming ini kalau dimaksimalkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat," ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Bontang mendatangkan Direktur Peternakan Kambing Durja dan Domba Dorsip Malang Martinus Alexander. Hadir juga Sekda Bontang, Kepala OPD, Camat, Lurah, serta seluruh Ketua LPM se-Kota Bontang. (ADV)










.jpg)
