Ananda Emira Moeis Gagas Wisata Edukatif Susur Sungai Mahakam: Perpaduan Rekreasi dan Sejarah Kota

By Redaksi 24 Jul 2025, 23:08:45 WIB DPRD Kaltim
Ananda Emira Moeis Gagas Wisata Edukatif Susur Sungai Mahakam: Perpaduan Rekreasi dan Sejarah Kota

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis. (Foto : Ist)


ANALOGNEWS.id, SAMARINDA — Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, mendorong pengembangan wisata susur Sungai Mahakam menjadi wahana edukatif yang memperkenalkan sejarah Kota Samarinda, sekaligus melibatkan pelajar SMK kepariwisataan sebagai pemandu wisata.

Sungai Mahakam, ikon kebanggaan Samarinda, diusulkan menjadi lebih dari sekadar jalur rekreasi. Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis, mendorong transformasi wisata susur sungai menjadi sarana edukatif yang mengungkap sejarah kota bagi wisatawan dan masyarakat lokal.

“Kalau bisa, tamu atau wisatawan ketika di atas kapal susur sungai diceritakan sejarah Samarinda, mulai dari siapa yang pertama kali datang hingga bangunan-bangunan yang terlihat dari Sungai Mahakam,” ujar Ananda kepada awak media saat ditemui di Samarinda, Rabu (23/07/2025).

Baca Lainnya :

Menurutnya, sinergi antara pariwisata dan pendidikan menjadi kunci utama realisasi ide ini. Ananda mendorong agar pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan kepariwisataan dapat dilibatkan sebagai pemandu wisata melalui program magang. Selain menjadi ajang praktik, keterlibatan pelajar juga diyakini dapat meningkatkan nilai edukatif dari wisata susur sungai.

“Pelajar SMK bisa jadi pemandu wisata. Ini bukan hanya praktik lapangan, tapi juga menambah daya tarik bagi wisatawan. Kalau peminatnya banyak, jumlah kapal bisa ditambah dan kesempatan magang juga makin luas,” jelas politisi dari PDI Perjuangan itu.

Lebih lanjut, Ananda menyarankan pemanfaatan teknologi seperti audio guide dan videotron di kapal wisata untuk memperkaya pengalaman penumpang. Narasi sejarah Samarinda bisa diputar selama perjalanan, menjadikan aktivitas susur sungai sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan.

“Wisata itu jangan cuma makan-makan, menyanyi, dan foto-foto, lalu turun. Kalau ada audio sejarah, wisatawan bisa dapat ilmu dan lebih mengenal kota ini,” tegasnya.

Gagasan tersebut dinilai mampu memberi manfaat luas. Selain meningkatkan kualitas pariwisata, konsep ini juga membuka peluang bagi pelajar untuk mengembangkan keterampilan dan membangun hubungan langsung dengan dunia kerja. Sementara itu, masyarakat akan lebih mengenal sejarah kota dan turut menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan budaya lokal.

Dengan sinergi antara dunia pendidikan, pelaku pariwisata, dan dukungan teknologi, Ananda meyakini wisata edukatif di Sungai Mahakam bisa menjadi daya tarik baru yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Ini potensi besar. Kalau dikembangkan serius, wisata susur Mahakam bisa menjadi ikon edukatif Samarinda dan memperkaya destinasi wisata berbasis sejarah di Indonesia,” tutupnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.