- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Aksi Demo Pupuk Kaltim Jilid III Diundur, Ini Alasan Masyarakat Bufferzone Menggugat
.jpg)
ANALOGNEWS.id - Aliansi gerakan 'Masyarakat Bufferzone Menggugat' mengundur jadwal aksi yang rencananya bakal diselenggarakan di Bundaran Monumen PT Pupuk Kaltim, pada Senin (15/8/2022) hari ini.
Saat dikonfirmasi, Korlap Aksi Yopi Chandra mengatakan pihaknya membatalkan agenda tersebut lantaran menghargai agenda perusahaan yang dalam masa bersamaan menggelar Coffee Morning di Kantor Pusat PT Pupuk Kaltim.
"Kami menghargai agenda itu," tegas Yopi kepada media ini.
Baca Lainnya :
- Truck Sampah Mulai Menua, DLH Harap Ada Penambahan0
- Korlap dan Jubir Aksi Demo Pupuk Kaltim Dilaporkan ke Polisi0
- Tuntutan Tak Direspon, Demo Pupuk Kaltim Jilid III Siap Digelar 0
- DLH Target Bangun 50 Bank Sampah Hingga 20250
- Kurangi Sampah ke TPA dengan Bank Sampah Induk Bessai Berinta0
Alasan lain, Yopi bilang, agenda persiapan menuju HUT RI ke 77 yang membutuhkan persiapan maksimal, dinilai harus dihormati.
Seluruh stakeholder diyakini memiliki kesibukan dalam massa itu. Apalagi proses perayaan sudah mendekati hari H. Menyisakan dua hari lagi.
"Nah konsentrasi massa itu ke arah sana, jadi pasti gak maksimal aksinya," ujarnya.
Namun kata dia, pihaknya memastikan tetap akan melaksanakan aksi Jilid III seperti yang direncanakan sebelumnya.
Tapi saat disinggung soal waktu, dia menyatakan masih akan mendiskusikan hal tersebut di dalam forum Masyarakat Bufferzone Menggugat.
"Kami tetap aksi nanti, tapi waktunya akan kami tentukan selanjutnya," sebutnya. (*/An)










.jpg)
